Sadar Manfaat, Pedagang Pasar ITC Mangga Dua Daftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan
:
0
EmitenNews.com - Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua Dessy Sriningsih, mengunjungi Pasar ITC Mangga Dua untuk sosialisasi program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, Selasa (28/2/2023).
Bersama Camat Pademangan Didit, Dessy mengatakan pedagang setempat begitu antusias mendengarkan penjelasan tentang program BPJS Ketenagakerjaan, dan langsung mendaftar menjadi peserta.
Dessy menyampaikan soal kemudahan dalam pemberian informasi, proses pendaftaran, dan akses pembayaran lanjutan iuran BPJS Ketenagakerjaan. Khususnya, bagi para pekerja pasar dan pedagang.
Menurutnya, syarat pendaftaran sangat mudah yaitu cukup menggunakan KTP. Pedagang dapat mendaftar menjadi peserta dari tingkat iuran yang paling murah yaitu untuk dua program JKK dan JKM hanya Rp16.800 per bulan. ”Tapi banyak juga yang sekalian ambil program JHT dengan nabung Rp20 ribu per bulan, sehingga membayar iuran Rp36.800 per bulan," ujar Dessy dalam keterangan yang diterima.
"Program BPJS Ketenagakerjaan adalah kewajiban sekaligus hak normatif pekerja untuk mendapat perlindungan ketenagakerjaan,” tambahnya. Sementara itu gagasan kampanye ”Kerja Keras Bebas Cemas” di pasar tradisional tersebut mendapatkan apresiasi dari camat Pademangan.
"Kerja keras itu semangatnya sedangkan bebas cemas artinya ada keterjaminan dari Jamsostek. Ini penting sebagai bentuk perlindungan diri dari segala risiko yang bisa saja terjadi," kata Didit yang didampingi sejumlah pejabat di lingkungan kecamatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu pemilik kantin Lesuan Lo Lay Heng mengapresiasi atas kunjungan dan sosialisasi yang dilakukan kepada para pedagang yang selama ini belum mengetahui manfaat dari Program BPJS Ketenagakerjaan. (*)
Related News
Tekanan Rupiah Berkurang, The Fed Pertahankan Suku Bunga
Tujuan Ekspor, RI Bidik Kesepakatan Dagang dengan AS USD33 Miliar
Kejar Target Lifting 2027, SKK Migas Siapkan Strategi Produksi Minyak
Airlangga Optimistis Rupiah tak Tembus Rp19.000/USD, Begini Alasannya
Omzet Produk UMKM Jaringan Toko Kelontong SRC Capai Rp12,9 Triliun
Pasokan Gas RI Susut, Morgan Stanley Proyeksi Dampaknya





