Saham AS Menguat Jelang Debut SpaceX Setelah Trump Melunak
:
0
Sentimen investor membaik di tengah penurunan harga minyak setelah Presiden Trump membatalkan serangan terhadap Iran.(Foto +: Elwatan)
EmitenNews.com - Saham AS ditutup menguat tajam pada hari Kamis, dengan S&P 500 naik 1,8%, Nasdaq naik 2,5%, dan Dow Jones naik 930 poin. Sentimen investor membaik di tengah penurunan harga minyak setelah Presiden Trump membatalkan serangan terhadap Iran setelah sebelumnya mengancam serangan "sangat keras" malam ini.
Pengumuman Presiden Trump tentang kesepakatan damai yang hampir lengkap dengan Iran, termasuk pembatalan serangan udara dan janji untuk membuka kembali Selat Hormuz, memicu reli kuat di Wall Street dengan indeks semikonduktor meroket hampir 8%. Reli tersebut semakin didorong oleh penurunan tajam imbal hasil obligasi pemerintah.
Dukungan juga datang dari reli saham teknologi saat investor mempersiapkan diri menjelang IPO SpaceX yang diharapkan besok. Trading Economics menyebut Micron dan AMD melonjak masing-masing 11% dan 8%, sementara Lam Research menambahkan 12,7% dan Intel melonjak lebih dari 10% setelah ditingkatkan oleh BofA karena pesanan CPU yang melonjak
Di sisi lain, Oracle turun hampir 9% karena investor fokus pada pendapatan cloud yang meleset dan meningkatnya biaya infrastruktur AI meskipun laba mengalahkan ekspektasi. Di sisi data, data PPI menunjukkan percepatan harga pada bulan Mei, menguatkan taruhan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga tahun ini.
Pasar bersiap untuk IPO SpaceX senilai USD75 miliar yang memecahkan rekor dengan kode saham SPCX. Meskipun perusahaan tersebut bernilai USD1,77 triliun, analis Morningstar berpendapat bahwa saham tersebut hanya bernilai USD63 per saham, kurang dari setengah harga penawaran USD135.
Penerbitan ekuitas besar-besaran ini diperkirakan akan menguras likuiditas dari saham teknologi lainnya, dengan Wells Fargo memperingatkan tentang gangguan pasar. Indeks Harga Produsen (PPI) inti AS berada di bawah ekspektasi, menunjukkan inflasi inti sedang mendingin, yang mendukung pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan mendatangnya.(*)
Related News
Kantongi POD, SAKA Kebut Pengembangan Lapangan Ronggolawe Pangkah
Bank Sentral Eropa Naikkan Suku Bunga Pertama Kali Dalam 3 Tahun
Kenalkan Elon Musk Sah Triliuner Pertama di Dunia, Segini Kekayaannya
Gubernur Sherly-Harita Nickel Perkuat Kompetensi Generasi Muda Malut
Penjualan NPGF Tumbuh 34,4 Persen, Laba Bersih Naik 45,4 Persen
Kelompok Suku Cadang dan Akasesori Kawal Penjualan Ritel Mei 2026





