EmitenNews.com - MD Entertainment (FILM) semester I 2026 mengemas laba bersih Rp10,64 miliar. Berbalik meroket 125,68 persen dari periode sama tahun lalu dengan koleksi rugi Rp41,43 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar menjadi Rp0,98 dari sebelumnya minus Rp4,19.

Pendapatan Rp288,38 miliar, melorot 5,27 persen dari edisi sama tahun sebelumnya Rp304,44 miliar. Beban pokok pendapatan Rp137,79 miliar, bertambah dari fase sama tahun lalu Rp136,48 miliar. Laba kotor terkumpul Rp150,59 miliar, mengalami perosotan dari posisi sama tahun lalu Rp167,95 miliar.

Beban usaha Rp134,26 miliar, mengalami penyusutan dari Rp170,26 miliar. Laba usaha Rp16,33 miliar, meroket 810 persen dari episode sama tahun lalu tekor Rp2,3 miliar. Penghasilan lain-lain Rp8,25 miliar, turun dari Rp18,24 miliar. Beban lain-lain Rp5,54 miliar, susut dari Rp47,37 miliar.

Total ekuitas tercatat Rp3,18 triliun, naik tipis dari Rp3,18 triliun. Defisit Rp39,7 miliar, berkurang dari Rp50,45 miliar. Jumlah liabilitas Rp588,5 miliar, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp561,98 miliar. Total aset Rp3,77 triliun, menanjak dari akhir tahun lalu Rp3,74 triliun.

Di sisi lain, menyudahi perdagangan kemarin, saham FILM sukses menguat 9,6 persen alias 95 poin menjadi Rp1.085. Namun, kalau ditilisik sejak dari awal tahun, saham FILM masih terpangkas 91,20 persen setara 11.240 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp12.325 per eksemplar.

Selama periode itu, saham FILM pernah menyentuh level tertinggi di kisaran Rp14.750 per helai, dan posisi terendah di posisi Rp915. Dengan bekal kapitalisasi pasar Rp11,81 triliun, saham FILM masih tergolong relatif sangat murah. (*)