Saiko Caplok 27,83 Persen, Saham SPRE Langsung Melonjak
:
0
Pengurus Soraya Berjaya kala mengikuti seremoni pencatatan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Saiko Consultancy Pte Ltd bakal menjadi pengendali baru Soraya Berjaya Indonesia (SPRE). Perusahaan berbasis di Singapura itu, akan mencaplok 222,6 juta saham perseroan. Kalau berjalan sesuai rencana, Saiko akan mengempit 27,83 persen saham emiten tekstil tersebut.
Berdasar skenario, Saiko akan menyerok saham milik Rizet Ramawi. Saiko dan Rizet Ramawi tengah terlibat negosiasi dengan alot atas rencana transaksi tersebut. Negosiasi transaksi itu, telah dipublis secara luas pada 19 Januari 2025.
Setelah penyelesaian transaksi itu, sebagai pengendali baru, Saiko akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai ketentuan POJK 9/2018. Transaksi akuisisi dan tender wajib akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan bidang pasar modal.
”Tujuan akuisisi untuk menunjang strategi pengembangan usaha, dan memperluas kegiatan bisnis dari Saiko sebagai bagian dari rencana ekspansi korporasi,” tegas Mark Leong Kei Wei, Direktur Saiko Consultancy Pte Ltd.
Negosiasi atas rencana pengambilalihan, dan proses penyelesaian transaksi tengah berlangsung secara langsung antara Saiko dan penjual. Beberapa aspek masih dalam pembahasan meliputi penetapan nilai akhir transaksi, dan jadwal penyelesaian rencana pengambilalihan.
Kala negosiasi berlangsung, Saiko tidak memiliki kepemilikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, atas saham perseroan. Saiko bergerak bidang jasa konsultasi manajemen, dan aktivitas perusahaan holding lainnya.
Menyusul rencana itu, kemarin saham perseroan berayun kencang. Melonjak 32 poin alias 9,88 persen menjadi Rp356 dari sebelumnya Rp340. Sepanjang tahun ini, saham perseroan telah meroket 159 poin atau 80,71 persen dari 2 Januari 2026 di level Rp197 per eksemplar. (*)
Related News
Garap Sekolah Rakyat Aceh, PTPP Catat Progres Proyek Lampaui Target
Cari Pengendali Baru, PADI Kejar Efektivitas Rights Issue
ASSA Raup Pendapatan Rp1,53T, Laba Justru Melandai di Kuartal I-2026
ANTM Cetak Laba Rp3,4 Triliun, Naik 59,62 Persen di Kuartal I-2026
Sertai Right Issue, PYFA Tawarkan Waran 3,75 Miliar Lembar
DGNS Private Placement Rp269 per Saham, Ini Eksekutornya





