Sakti! Hingga Juni 2023, Laba Mitra Investindo (MITI) Melesat 288% Jadi Rp25,02 Miliar
Namun, hebatnya ekuitas MITI mampu naik 6,29 persen menjadi Rp418,77 miliar dibandingkan sebelumnya senilai Rp393,99 miliar. Dengan begitu aset perseroan turun jadi Rp480,09 miliar per 31 Juni 2023 dari periode 31 Desember 2022 senilai Rp475,03 miliar.
Dalam rangka diversifikasi usaha dan pertumbuhan berkelanjutan ke depan, pada tanggal 7 Juli 2023, MITI bersama Sany South East Asia Ltd (SANY) dan Emas Fortuna Ltd (EFL) telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum Of Understanding/MoU) untuk bersama-sama menjajaki peluang bisnis Energi Baru Terbarukan Tenaga Surya yang ramah lingkungan. Melalui Nota Kesepahaman ini, MITI, SANY dan EFL, akan menggali potensi Bisnis Energi Baru Terbarukan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (“PLTS”) atau Solar Farm.
Seiring dengan fundamental keuangan MITI yang terus meningkat sejak kuartal I 2023 dan rencana pengembangan usaha, pasar memberikan respon positif yang terlihat pada harga saham MITI yang ditutup menguat hingga mencapai Rp 320 per saham pada penutupan perdagangan tanggal 28 Juli 2023. Harga saham tersebut merupakan harga tertinggi sepanjang tahun ini.
Sekedar catatan, sejak awal tahun 2023 harga saham MITI mencatat kenaikan hingga mencapai 83,91% pada penutupan perdagangan tanggal 28 Juli 2023 lalu.
Related News
Penjualan Turun, Laba INKP Justru Tumbuh Positif
Profit Taking, Wadirut GOTO Dulang Rp25,79 Miliar
Sudahi 2025, Laba Broker Boy Thohir (TRIM) Melejit 128 Persen
Masih Catat Rugi di 2025, GIAA Gaspol Pemulihan Tahun Ini
IPCM Raup Pendapatan Rp1,47 Triliun, Laba Tumbuh Dua Digit di 2025!
Kinerja DYAN 2025 Tertekan Anjloknya Event Korporasi dan Pemerintah





