EmitenNews.com - Babak baru pasca pengumuman MSCI Jumat lalu memunculkan inisiatif baru dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu dikemukakan oleh BEI dalam sesi konferensi pers setelah Bursa melakukan pertemuan secara daring dengan MSCI, Senin (19/10).

Meski tidak mengungkap secara rinci maupun menyampaikan kesimpulan dari pertemuan yang dilaksanakan, setidaknya ada 2 inisiatif yang dapat diterima publik.

Baca Juga: BEI Akan Hapus Saham HSC dari IHSG, Total Ada 80!

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa kedua inisiatif baru tersebut yakni penambahan keterangan terafiliasi dan tidak terafiliasi dalam publikasi nama pemegang saham 1%, dan mengeluarkan seluruh saham High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

“Kedua inisiatif tersebut akan kami sampaikan segera waktu efektifnya. Demikian yang dapat kami sampaikan,” kata Jeffrey.

Lantas, apakah inisiatif baru tersebut sudah cukup untuk memberikan rasa aman dan membalikkan kepercayaan investor untuk kembali berinvestasi?

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta menilai insiatif tersebut dapat menjadi langkah positif untuk meningkatkan kualitas dan kredibilitas indeks, khususnya penghapusan saham HSC dari IHSG.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membuat IHSG lebih merepresentasikan pergerakan saham-saham yang memiliki distribusi kepemilikan lebih luas dan likuiditas yang lebih sehat. Namun, dampaknya terhadap level indeks perlu dicermati secara proporsional.

“Jadi, kebijakan ini tidak otomatis membuat IHSG naik, melainkan mengubah komposisi dan representasi indeks agar lebih mencerminkan kondisi pasar yang dianggap lebih sehat,” kata Nafan kepada EmitenNews.