Sasar Kredit Segmen Ritel, Bank Oke (DNAR) Siapkan 5 Strategi Jitu
:
0
EmitenNews.com - Untuk menghadapi persaingan kinerja dengan bank lain yang kian kompetitif ditengah perkembangan teknologi digital PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) terus berupaya untuk memperbaiki kinerjanya untuk dapat menarik banyak nasabah.
Dalam sebuah keterangan resmi DNAR yang sampaikan kepada Regulator, disebutkan perseroan memiliki lima rencana bisnis seperti fokus kepada pengambangan retail banking, commercial dan corporate banking. Menjaga kualitas kredit dengan memantau secara berkala terutama untuk kredit restruktur. Meningkatkan risk awareness terhadap risiko kredit, operasional dan pasar. Menjaga efisiensi dan profitabilitas. Serta meningkatkan branding “OK Bank” di masyarakat.
Hal itu bukan tanpa sebab. Mengingat perseroan sebagai lembaga intermediasi maka senantiasa terus berupaya bahwa dana yang ada termasuk yang bersumber dari modal untuk disalurkan ke dunia usaha/melalui pemberian kredit untuk memaksimalkan kinerja Perseroan. Adapun sektor yang menjadi sasaran adalah kredit segmen retail (personal loan KTA, payroll loan, channeling loan), komersial dan korporasi, ujar Joyo Direktur Operasional Bank OK.
Untuk strategi terkini perseroan atas penerapan Prudential Banking Principle untuk mempertahankan kualitas dan kolektabilitas kredit di tengah ekspansi kredit Perseroan saat ini adalah dalam usaha pengendalian rasio NPL, Perseroan melakukan strategi mempercepat proses recovery NPL melalui langkah penyelesaian yang lebih substansial. Meningkatkan sistem monitoring secara berkala terhadap nasabah existing dan menerapkan account strategy yang tepat guna meningkatkan kualitas kredit yang lebih baik. Melakukan restrukturisasi terhadap beberapa debitur yang usahanya masih prospektif dan fokus pada penyaluran kredit kepada nasabah Top Tier (market leader).
Disinggung tentang rencana terkini atas pengembangan produk-produk pinjaman Perseroan selaras dengan ekspansi kredit Perseroan, termasuk dengan pengembangan penyaluran kredit secara digital. Joyo mengatakan, Perseroan belum melakukan penyaluran kredit secara full digital. Untuk aplikasi KTA bisa dilakukan melalui website Perseroan serta mobile app yang dapat diunduh melalui PlayStore. Terkait segmen retail, Perseroan lebih banyak menggunakan jasa loan agency, loan aggregator, jasa referral kredit seperti cermati.com, serta kerjasama dengan P2P dalam skema channeling loan (Asetku, Indodana, Shopee).
Related News
Keluar Papan Pemantauan, 3 dari 4 Saham ini Lanjut Ngebut
ZYRX Bagi Dividen Rp4,9 per Saham, Cum Date 8 Mei 2026
Sustainability Terjaga, Laba RELI Melambung 142,83 Persen Kuartal I
Kuartal I, Performa Emiten Hary Tanoe (IATA) Berakhir Loyo
Mei Ceria, ITMG, ADRO, dan ADMR Bersiap Cairkan Dividen Jumbo
Melompat 100 Persen, INCO Tabulasi Laba USD43,61 Juta Kuartal I





