Selamat Sempurna (SMSM) Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) ketika menggelar PE LIVE 2024.
EmitenNews.com - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp445 miliar pada semester pertama 2024, meningkat 3,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp429 miliar. Peningkatan ini diraih meski penjualan perseroan mengalami penurunan.
Pada semester I-2024, penjualan SMSM tercatat sebesar Rp2,35 triliun, atau turun 5,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan domestik mencapai Rp952 miliar, sementara penjualan ekspor tercatat sebesar Rp1,39 triliun.
Wakil Direktur Utama SMSM, Ang Andri Pribadi, menyatakan bahwa penurunan penjualan karena perseroan fokus menjalankan strategi bisnis yang simpel, ramping, dan efisien selama paruh pertama tahun ini.
"Dengan pendekatan ini, kami berhasil menjaga stabilitas margin laba operasi dan margin laba bersih, meskipun terdapat tekanan pada margin laba kotor," jelas Andri dalam paparan publik daring pada Kamis (29/8).
Di sisi belanja modal, SMSM telah merealisasikan capital expenditure (capex) sebesar Rp93 miliar hingga semester pertama 2024, yang setara dengan 62 persen dari anggaran capex sebesar Rp150 miliar untuk tahun ini.
Untuk semester kedua 2024, SMSM berharap adanya perbaikan kondisi ekonomi global seiring dengan meredanya inflasi dan stabilitas suku bunga. Meski begitu, Andri mengingatkan bahwa visibilitas pasar tetap rendah akibat ketidakpastian ekonomi makro dan kondisi geopolitik yang terus berkembang.
"Kami terus memantau dinamika pasar dengan cermat dan secara proaktif menyesuaikan strategi bisnis untuk mengurangi dampak negatif serta memaksimalkan potensi pertumbuhan," ungkap Andri.
Related News
Buyback BBCA Maret-Mei 2025, BCA Realisasikan Rp8.828,19 per Saham
Divestasi Berlanjut, Komut MEDS Dipastikan Masih Tetap Pegang Kendali
Direksi Hermina Serok Saham HEAL Rp15,64M, Kepemilikannya jadi Segini
Rogoh Rp2,95 Miliar, Pengendali Borong Saham WGSH Harga Bawah
Ini Dia OWK yang Mengiringi Rights Issue PACK Rp3,2 Triliun
Grup Emtek Serok Lagi Saham SUPA hingga Rp25,77 Miliar





