EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil bangkit dari tekanan dan ditutup menguat 28,38 poin atau 0,39 persen ke level 7.307,58 pada perdagangan Kamis (9/4/2026).

Pergerakan indeks hari ini terbilang penuh drama. Pada sesi pertama, IHSG masih melemah 0,15 persen ke 7.268, bahkan sempat terperosok cukup dalam hingga menyentuh level 7.191 atau turun lebih dari 1 persen di awal perdagangan.

Namun, tekanan tersebut perlahan mereda dan IHSG berbalik arah hingga menutup perdagangan di zona hijau. Sepanjang hari, indeks bergerak dalam rentang 7.191,56 hingga 7.307,8.

Penguatan IHSG ditopang oleh enam sektor yang menguat. Sektor barang konsumen siklikal memimpin dengan kenaikan 1,99 persen, diikuti sektor energi 1,82 persen, serta infrastruktur yang naik 0,58 persen.

Di sisi lain, tekanan datang dari sektor keuangan yang turun 1,23 persen, perindustrian melemah 0,69 persen, serta barang konsumen non siklikal yang turun 0,58 persen.

Aktivitas perdagangan tercatat cukup moderat dengan volume 29,04 miliar saham dan nilai transaksi Rp17,01 triliun dari 2,24 juta kali transaksi.

Dari jajaran top movers, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memimpin penguatan dengan kenaikan 950 poin ke Rp27.125, disusul PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 725 poin ke Rp11.850, serta PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat 720 poin ke Rp5.200.

Sebaliknya, tekanan jual menimpa PT United Tractors Tbk (UNTR) yang turun 1.075 poin ke Rp30.025, PT Golden Flower Tbk (POLU) melemah 875 poin ke Rp14.100, serta PT Siantar Top Tbk (STTP) turun 550 poin ke Rp9.550.

Sementara itu, saham-saham teraktif diperdagangkan di antaranya PT Ace Oilfields Tbk (KUAS), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), yang mendominasi frekuensi dan nilai transaksi hari ini.