EmitenNews.com - Sigmantara Alfindo menambah timbunan saham Sumber Alfaria Trijaya (AMRT). Sang pengendali itu, diketahui menyerap 6,35 miliar saham pengelola Alfamart tersebut. Aksi senyap tersebut telah ditahbiskan pada 3 Maret 2026. 

Transaksi akumulasi itu, dibidani sejumlah sekuritas. Broker terlibat aksi itu antara lain BNC Sekuritas Indonesia, Korea Investment and Sekuritas Indonesia, But Deutsche Bank AG, CGS International Sekuritas Indonesia, Bank HSBC Indonesia, dan But Standard Chartered Bank. 

Menyusul pelaksanaan transaksi itu, koleksi saham Sumber Alfaria dalam pangkuan Sigmantara makin gendut. Tepatnya, menjadi 20,83 miliar lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 50,19 persen. Menanjak 15,3 persen dari periode sebelum transaksi 14,48 miliar helai.

Donasi saham sebelum transaksi itu selevel dengan porsi kepemilikan 34,89 persen. Sayangnya, transaksi itu dilakukan dalam tradisi senyap. Kalau berdasar harga penutupan saham perseroan edisi 3 Maret 2026 di kisaran Rp1.615, transaksi Sigmantara itu bisa bernilai Rp10,26 triliun. 

Sepanjang perdagangan kemarin, saham AMRT terkoreksi 50 poin alias 3,13 persen menjadi Rp1.550 per lembar. Kalau ditilik sepanjang enam bulan terakhir, saham AMRT terpangkas 530 poin setara 25,48 persen dari edisi 8 September 2025 di posisi Rp2.080 per lembar. (*)