Serangan Terhadap Kilang Rusia Tahan Minyak di Atas USD83
:
0
Harga minyak mentah dunia bertahan di atas level USD83 per barel pada perdagangan Jumat setelah mengalami pemulihan pada sesi sebelumnya.(Foto: Magnific)
EmitenNews.com - Harga minyak mentah dunia bertahan di atas level USD83 per barel pada perdagangan Jumat setelah mengalami pemulihan pada sesi sebelumnya.
Mengutip data Trading Economics pada Jumat (28/8/2026), dinamika pasar energi terdorong oleh eskalasi konflik Rusia-Ukraina yang mengalihkan perhatian pasar dari kawasan Timur Tengah ke Eropa Timur.
Laporan mencatat Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa proses pembicaraan dengan Ukraina tidak membuahkan hasil dan Rusia bersiap mengintensifkan serangan. Di sisi lain, serangan Ukraina terhadap fasilitas kilang dan pelabuhan Rusia terus mengganggu infrastruktur energi serta membatasi kemampuan ekspor minyak mentah dan produk olahan negara tersebut.
Kendati mengalami kenaikan harian, harga minyak mentah diperkirakan tetap mengakhiri pekan ini dengan mencatatkan penurunan secara mingguan. Kondisi ini dipicu oleh pertimbangan pasar atas indikasi kemajuan diplomatik di Timur Tengah serta prospek pemulihan jalur pasokan di Selat Hormuz.
Pihak militer Iran menyatakan telah mencapai kesepakatan pembagian pendapatan dengan Oman terkait pengelolaan jalur air strategis Selat Hormuz. Meskipun demikian, pihak Teheran menekankan bahwa kesepakatan tersebut tidak serta-merta menjamin pembukaan kembali selat secara langsung.
Pergerakan harga energi global ini turut menjadi perhatian pasar modal dan pelaku industri di Indonesia seiring pengaruhnya terhadap beban subsidi energi serta pergerakan saham emiten migas di dalam negeri.(*)
Related News
Dolar AS Capai Level Tertinggi dalam 18 Bulan
Harapan Besar dari TEI 2026, Mendag Bidik Transaksi Rp313,25 Triliun
Emas Dunia Tertahan, Emas Antam Ikut Stagnan
Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Harga Emas Global Tahan Diri
Daya Tawar Lemah, Harga Baja HRC Indonesia Merosot ke USD515
I-EU CEPA dan 2 FTA Baru Siap Pacu Emiten Komoditas Berikut





