Setelah Stock Split, DSSA Bakal Minta Restu Private Placement 770,55 Juta Saham
:
0
EmitenNews.com - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berencana menggelar dua aksi korporasi sekaligus di pasar modal. Perseroan berniat melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dan penambahan modal perusahaan tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau biasa disebut Private Placement.
Penambahan Modal dilakukan untuk mendapatkan dana tambahan untuk memperkuat struktur permodalan,mendukung pengembangan usaha, dan meningkatkan likuiditas saham Perseroan, Hal itu disampaikan, Corporate Secretary DSSA, Susan Chandra, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/11).
Penambahan Modal sebagaimana dimaksud akan dilakukan oleh Perseroan melalui penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya sebesar 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Saat ini, Perseroan masih menjajaki kemungkinan untuk mengundang investor strategis untuk berinvestasi dalam Penambahan Modal Perseroan.
Dalam hal Perseroan telah mendapatkan komitmen dari calon investor strategis, maka Perseroan akan mengumumkan rencana Penambahan Modal paling lambat 5 hari kerja sebelum pelaksanaannya melalui laman Perseroan dan laman BEI. Penambahan Modal ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan, mendukung pengembangan usaha, dan meningkatkan likuiditas saham Perseroan. Penambahan Modal ini akan dilaksanakan dengan memperhatikan peraturan yang berlaku serta ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
Perseroan berencana untuk meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 22 Desember 2021.
Related News
Dividen Rp20M, Emiten ini Kebut Ekspansi dengan Capex Rp350M
Andalkan Jaringan O2O BRI, Porsi Kredit Digital Bank Raya Tembus 45,6%
JSPT Naikkan Dividen 25 Persen, Pemegang Saham Kebagian Rp57,9M
IHSG Meroket 7,57 Persen, GOTO Justru Nyaman Tiarap di Level Gocap
Public Expose Live 2026: Bank Raya (AGRO) Terus Perkuat Bisnis Digital
Anak Usaha COIN Luncurkan Indeks Aset Kripto Pertama Indonesia, CFX10





