SGER Bidik Pendapatan Rp10 Triliun, Kebut Diversifikasi Lini Usaha
:
0
Potret aktivitas PT Sumber Global Energy Tbk (SGER). Foto: SGER
EmitenNews.com - PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) menargetkan pendapatan Rp10 triliun pada tahun 2026. Angka itu menjadi target agresif SGER untuk memperbaiki kinerja yang dinilai menghadapi tekanan pada tahun 2025.
Emiten tambang dan energi itu membidik pendapatan sebesar Rp10 triliun dengan laba bersih mencapai Rp500 miliar pada tahun 2026.
“Perseroan optimis dapat meningkatkan penjualan pada tahun 2026 yang didukung oleh kontrak kerja sama dengan Vietnam dan Bangladesh,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (3/6/2026).
Selain memperkuat lini usaha utama, SGER juga terus menjalankan agenda diversifikasi bisnis melalui pengembagan perdagangan manganese dan petroleum coke. Manjemen SGER menilai, kedua komoditas tersebut mampu meningkatkan kinerja perseroan ke depan.
Di sisi lain, diversifikasi bisnis SGER juga didukung perkembangan proyek strategis melalui anak usaha PT Hidrogen Peroxida Indonesia. Hingga saat ini, pembangunan pabrik tersebut telah mencapai tingkat kesiapan operasional sebesar 97% dan diproyeksikan beroperasi di kuartal tiga 2026.
Manajemen juga menyampaikan bahwa kondisi keuangan SGER masih berada dalam kondisi yang terjaga. Perseroan menilai, arus kas operasional cukup kuat untuk menutup seluruh kewajiban jangka pendek dan lebih baik lagi jika didorong dukungan perputaran fasilitas bank.
“Faktor yang paling menentukan dalam 12–24 bulan ke depan bukan besarnya utang itu sendiri, melainkan kemampuan SGER mengembalikan arus kas operasi menjadi positif dan mempertahankan akses pendanaan perbankan,” tutur manajemen.
Pada perdagangan intraday Rabu (3/6), saham SGER terpantau melemah 9,27 persen atau turun 28 poin ke level Rp274.
Related News
Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham GJTL, Kini Kuasai 7,03%
Bidik Pemulihan Kinerja, Ini Target Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU)
Menggembirakan, Woori Finance Indonesia (BPFI) Raih Pendapatan Rp303M
Habco Trans Maritima (HATM) Catat Pendapatan Rp519,96M, Ada Penurunan
IPCC Catat Laba Q2-2026 Rp103,28M, Tetap Debt Free dengan Aset Rp2,04T
Integrated Auto Solutions Topang Kinerja IPCC, Q12026 Raup Laba Rp103M





