EmitenNews.com -PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) menyiapkan belanja modal ( capital expenditure/capex ) tahun 2023 senilai Rp 700 miliar. Dengan anggaran tersebut, pendapatan perseroan diharapkan bertumbuh menjadi sekitar Rp 1-1,1 triliun tahun ini.

 

Direktur Bali Towerindo Robby Hermanto mengatakan, tahun ini, perseroan tengah fokus menambah menara sebanyak 250 unit, meningkatkan jumlah  homepass  sekitar 50 ribu, dan mengejar EBITDA sekitar 68-69%.

 

Menurut Robby, peningkatan jumlah  homepass  ini karena pertumbuhannya stganan akibat kendala-kendala yang terjadi pada saat pandemi. "Jadi, kita coba mengejar ketinggalan kita untuk bisa merealisasikan apa yang menjadi target perseroan sehingga mudah-mudahan kami bisa mencapai perkembangan homepass tersebut di akhir tahun ini," jelas Robby dalam paparan publik, Rabu (31/5).

 

Guna merealisasikan target-target tahun ini, Robby menyampaikan, perseroan akan melakukan kemasan produk secara intensif bagi pelanggan  door-to-door  dan business-to-business (B2B).

 

Selain itu, perseroan juga fokus mengembangkan kolokasi untuk efisiensi  capex  dan  operational expenditure  (opex).

 

Kemudian dari sisi  customer , perseroan juga menyediakan infrastruktur bagi operator telekomunikasi dengan menyediakan peluang di menara telekomunikasi berikut jaringan transmisi yang dituangkan dalam perjannjian sewa jangka panjang.

 

Selanjutnya, tahun ini, perseroan menyediakan layanan bagi pelanggan ritel, korporasi, dan pemerintahan. Termasuk meningkatkan kualitas layanan setiap customer dengan menaikkan kualitas jaringan dan infrastruktur perseroan.

 

Sementara dari sisi pelanggan dan infrastruktur, Robby mengungkapkan, perseroan terus fokus menambah jumlah total homepass di daerah di mana perseroan memiliki jaringan menara dan daerah padat penduduk seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Karawang, Surabaya, dan Bali.

 

"Untuk Kota Bogor dan Bandung kita akan rencanakan selanjutnya setelah kita punya infrastruktur yang cukup baik di kota-kota tersebut," imbuhnya.