Sinarmas Grup Kembali Alihkan 4,63 Persen Saham FREN, Ada Apa?
:
0
Salah satu gerai milik FREN.
EmitenNews.com - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menyampaikan bahwa PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera selaku pemegang saham dengan kategori Termasuk >5%, telah melakukan transaksi pengalihan rekening sekuritas atas saham FREN yang dimilikinya, dari perusahaan sekuritas UOB Kay Hian Private Limited, Singapore, kepada PT Sinarmas Sekuritas pada tanggal 12 November 2024.
James Wewengkang selaku Corporate Secretary FREN dalam keterangan resmi menjelaskan, PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera yang merupakan kelompok usaha Sinarmas Grup telah melakukan transaksi Pengalihan sebanyak 22.088.940.284 lembar saham FREN atau sebesar 4,63%.
“Tujuan transaksi pengalihan adalah untuk Penataan kembali portfolio investasi dengan Status Kepemilikan Saham secara langsung,” tulis James Selasa (19/11).
Pasca transaksi pengalihan saham, maka kepemilikan PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera di FREN menjadi sebanyak 44.708.371.873 lembar saham atau setara 9,38% dibandingkan sebelumnya yang tercatat sebanyak 22.619.431.589 lembar saham atau setara 4,75%.
PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera menjadi investor baru yang mencaplok 6,73% kepemilikan perusahaan telekomunikasi PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) sebanyak 22,56 miliar saham melalui PT Sinarmas Sekuritas pada Jumat, 22 Desember 2023.
Perlu diketahui sebelumnya Entitas emiten Sinarmas Grup PT Dian Swastatika Sentosa Tbk, (DSSA) telah melakukan penjualan saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) pada tanggal 15 November 2024.
DSSA menjual saham FREN kepada PT Bali Media Telekomunikasi (BMT) sebanyak 22.486.218.200 lembar saham di harga Rp25 per saham atau setara dengan 4,7170% dengan nilai transaksi sebesar Rp562,15 miliar.
Transaksi ini merupakan Transaksi Afiliasi sesuai regulasi dalam POJK 42/2020 karena DSSA dan BMT dimiliki dan dikendalikan oleh pihak yang sama, baik secara langsung maupun tidak langsung, oleh anak dari pendiri Sinarmas Grup Eka Tjipta Widjaja yaitu Franky Oesman Widjaja,
Related News
Penjualan Lahan Laris, Laba DMAS Tembus Rp1,19 Triliun
Grup Djarum (BELI) Boncos Rp711,35 Miliar, Pendapatan Naik 55 Persen
Laba DAAZ Tumbuh Rp163,4 Miliar, Kas Operasi Berbalik Terkuras
Aset Tebal, Laba Grup Sinarmas (INKP) Meroket 127,43 Persen
Laba dan Pendapatan Positif, Saham SMIL Meroket 37 Persen
Medio 2026, Laba dan Pendapatan Bank Tomy Winata (INPC) Kompak Melejit





