EmitenNews.com - Sarana Mitra Luas (SMIL) menyerap dana obligasi Rp229,7 miliar. Realisasi itu berarti sekitar 78 persen dari total koleksi dana bersih obligasi Rp294,04 miliar. Dengan demikian, dana hasil obligasi I masih tersisa Rp64,33 miliar atau selevel 22 persen. 

Rincian penyerapan dana hasil obligasi Sarana Mitra Luas sebagai berikut. Pembelian Forklift Eletric, Lithium Battery, dan Charger Rp212,67 miliar. Serapan itu setara 72,33 persen dari alokasi awal Rp277,02 miliar atau 94,2 persen dari total hasil bersih dana obligasi. 

Lalu, senilai Rp17,02 miliar untuk pelunasan leasing terserap penuh yaitu 5,78 persen dari alokasi awal. Di sisi lain, sisa dana obligasi Rp64,33 miliar, ditempatkan di Bank OCBC. Dana itu disemai dengan bunga/bagi hasil 5,25 persen per tahun. Dana tersebut dibiakkan dalam tempo 1 tahun. 

Sekadar diketahui, pada 29 November 2024, perseroan mengemas dana kotor obligasi senilai Rp300 miliar. Lalu dana itu, dipotong underwriting fee Rp300 juta, management fee Rp750 juta, selling fee Rp750 juta, biaya jasa profesi penunjang pasar modal Rp935,8 juta, biaya jasa lambaga penunjang pasar modal Rp450 juta, dan biaya lain-lain Rp2,87 miliar. (*)