Songsong Liburan, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Investor berharap kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran segera tercapai. Itu prasarat penting, dan bumbu utama sebagai sentimen positif pasar. Pengakhiran konflik akan menjalar pada pembukaan Selat Hormuz.
Dengan pembukaan Selat Hormuz, maka kran ekspor impor minyak mentah melalui jalur tersebut akan kembali normal. Pasokan energi berjalan seperti biasa tentu menjadi impian tidak sedikit negara terdampak langsung, dan tidak langsung.
Di sisi lain, aksi jual masif investor asing, dan sikap hati hati investor menjelang libur panjang berpeluang menjadi katalis negatif bagi indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.125-6.045, dan resistance 6.290-6.370.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Syariah Indonesia (BRIS), J Resources Asia (PSAB), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan Merdeka Gold Resources (EMAS). (*)
Related News
PRDL dan RANS Ditutup ARA Usai Melantai, Empat Lainnya Justru Melemah
IHSG Akhir Pekan Bertahan di Zona Hijau, PGEO-PGAS Pimpin Reli LQ45
Yulie Sekuritas Lepas Saham MTLA, Tinggal 6 Persen
Volatil Menguat Kala Dibuka, IHSG Jumat Terhuyung Seketika
Kapasitas Sisa Banyak, Emiten Otomotif Harus Agresif Genjot Ekspor
Melejit, Penjualan Mobil RI Naik 3 Bulan Beruntun





