Songsong Liburan, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Investor berharap kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran segera tercapai. Itu prasarat penting, dan bumbu utama sebagai sentimen positif pasar. Pengakhiran konflik akan menjalar pada pembukaan Selat Hormuz.
Dengan pembukaan Selat Hormuz, maka kran ekspor impor minyak mentah melalui jalur tersebut akan kembali normal. Pasokan energi berjalan seperti biasa tentu menjadi impian tidak sedikit negara terdampak langsung, dan tidak langsung.
Di sisi lain, aksi jual masif investor asing, dan sikap hati hati investor menjelang libur panjang berpeluang menjadi katalis negatif bagi indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.125-6.045, dan resistance 6.290-6.370.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Syariah Indonesia (BRIS), J Resources Asia (PSAB), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan Merdeka Gold Resources (EMAS). (*)
Related News
Gerak IHSG Jelang Rebalancing Duo Indeks Global MSCI & FTSE
Tantangan Baru Manajemen dan Auditor di Tengah Dinamika Geopolitik
IHSG Anjlok 1,48 Persen ke 6.405, DSSA Menguat dan Rajai Transaksi
IHSG Sesi I Volatil Sambut Unjuk Rasa 27 Agustus, TMPO Nyaris ARA!
6 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Cek Dampak ke Emiten
Dibuka Merah, IHSG Ambruk 1,2 Persen Sentuh 6.422 Ditekan Sentimen Ini





