Songsong Liburan, IHSG Cenderung Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Investor berharap kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran segera tercapai. Itu prasarat penting, dan bumbu utama sebagai sentimen positif pasar. Pengakhiran konflik akan menjalar pada pembukaan Selat Hormuz.
Dengan pembukaan Selat Hormuz, maka kran ekspor impor minyak mentah melalui jalur tersebut akan kembali normal. Pasokan energi berjalan seperti biasa tentu menjadi impian tidak sedikit negara terdampak langsung, dan tidak langsung.
Di sisi lain, aksi jual masif investor asing, dan sikap hati hati investor menjelang libur panjang berpeluang menjadi katalis negatif bagi indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 6.125-6.045, dan resistance 6.290-6.370.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Syariah Indonesia (BRIS), J Resources Asia (PSAB), Merdeka Copper Gold (MDKA), dan Merdeka Gold Resources (EMAS). (*)
Related News
MSCI Nilai Indeks Emerging Market RI tak Lagi Tepat
Pengalaman Unik, Asthara Skyfront City Hadirkan Show Unit Terbaru
IHSG Kamis Anjlok 1,33 Persen, 567 Saham Memerah, Hanya 108 yang Hijau
Urgensi Literasi Keuangan! Mitigasi Risiko lewat Pemanfaatan Teknologi
Low Tuck Kwong Tergeser dari Orang Terkaya Indonesia, Diganti H Isam?
IHSG Sesi I (15/10) Terseret ke Dasar Level 5.800, Ini Penyebabnya





