Sosialisasi Pasar Modal Syariah kepada 1000 Guru di Tasikmalaya
:
0
EmitenNews.com – Dalam rangka meningkatkan literasi serta memperkuat awareness pasar modal syariah, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Korea Investment Sekuritas Indonesia, dan Masyarakat Ekonomi Syariah Kota Tasikmalaya menyelenggarakan acara “Guruku Investor Saham Syariah” pada Sabtu (18/11).
Acara Guruku Investor Saham Syariah diawali dengan sambutan Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh, dilanjutkan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya Dr. Agus Bukhori, S.Ag., M.Pd, sambutan Kepala OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono, dan keynote speech dari Walikota Tasikmalaya Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP, ME.
Pada kesempatan tersebut, Irwan Abdalloh mengatakan bahwa acara di Kota Tasikmalaya ini dilatarbelakangi dengan banyaknya guru yang terjerat pinjaman online dan tidak sedikit pula yang menjadi korban investasi bodong. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang baik terkait pengelolaan keuangan serta saham syariah sebagai salah satu instrumen investasi pasar modal syariah.
Sebelum event puncak Guruku Investor Saham Syariah yang diselenggarakan di Grand Metro Tasikmalaya pada Sabtu (18/11), telah diselenggarakan pula 7 pre-event Guruku Investor Saham syariah yang diikuti oleh sekitar 1.000 guru di lingkungan Kementerian Agama Kota Tasikmalaya.
Dengan peningkatan literasi dan inklusi pasar modal syariah, khususnya di kalangan guru, diharapkan ke depannya para guru dapat menjadi agen literasi untuk menyebarluaskan cara pengelolaan keuangan yang baik, legal, dan mencegah penyebaran investasi bodong.
Related News
Damai AS-Iran, Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan Senin Sore
Menukik Tajam, BEI Cap UMA Saham FLMC
Melejit 169,29 Persen, BEI Suspensi Saham FORU
IUP Tak Cukup, ESDM Perketat Syarat Kegiatan Pertambangan
88 Emiten Telat Lapkeu 2025, BEI Tegas Kasih SP3 dan Denda Rp150 Juta
Pegadaian-KSEI Buka Jalur Baru Investasi Emas Nasional via Bursa ETF





