Stok Tembus 5,17 Juta Ton, Optimis Hadapi El Nino Tanpa Impor Beras
:
0
Mengutip siaran pers Badan Pangan Nasional (Bapanas), total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog per 21 Agustus 2026 mencapai 5,17 juta ton.(Foto: Bapanas)
EmitenNews.com - Pemerintah optimistis mampu mengendalikan fluktuasi harga beras di tengah ancaman puncak musim kemarau dan El Nino pada Agustus 2026. Kesiapan pasokan pangan nasional tahun ini dinilai jauh lebih kokoh tanpa bergantung pada kebijakan impor.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi beras tahunan hingga Juli 2026 stabil di angka 3,10%, sementara inflasi bulanan berada di level rendah 0,49%. Kondisi ini jauh lebih terkendali dibandingkan El Nino September 2023 dan Februari 2024 yang sempat melonjak di atas 5%.
Mengutip siaran pers Badan Pangan Nasional (Bapanas), total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum Bulog per 21 Agustus 2026 mencapai 5,17 juta ton. Jumlah ini melambung 291,66% dibandingkan stok Agustus 2023 sebesar 1,32 juta ton. Sepanjang Januari hingga 21 Agustus 2026, pemerintah telah menggelontorkan 1,65 juta ton CBP ke masyarakat.
"Kita bisa mengerem perkembangan harga beras dengan dua instrumen. Bulog segera cepat masif melakukan SPHP terutama di pasar-pasar, dan kedua lewat bantuan pangan. Jika dilakukan tepat waktu, Indeks Perkembangan Harga dapat terkendali," ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).
Rincian penyaluran 1,65 juta ton CBP tersebut terdiri atas program SPHP sebesar 899,17 ribu ton, bantuan pangan 695,11 ribu ton, bantuan bencana 11,39 ribu ton, serta golongan anggaran 53,68 ribu ton. Ketut menegaskan seluruh biaya logistik distribusi intervensi SPHP ditanggung penuh oleh pemerintah.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengalaman menghadapi El Nino sebelumnya menjadi pijakan utama kuatnya ketahanan pangan saat ini.
"Dulu El Nino 2023 dan 2024 persiapan agak kurang, sehingga impornya 7 juta ton. Sekarang kita sudah persiapkan, stok CBP kita 5,2 juta ton," tegas Amran.(*)
Related News
Kopi Jabar Tembus Pasar Inggris, Ekspor Capai Rp2,64 Miliar
CIMB Niaga Gelar Tour de Bank (TDB), ini Tujuannya
Moratorium Dibuka, BUMN Thailand Kembali Incar Hulu Migas RI
Rumput Laut RI Bebas Tarif AS, Negara Pesaing Kena 12,5%
I-EU CEPA Siap Diteken: Sawit, Karet, Alas Kaki Bebas Tarif
Jajaran Top Losers Sepekan, TCPI, TMPO Hingga FILM





