EmitenNews.com - Di tengah era serba digital saat ini, masih banyak daerah di Indonesia yang belum terjangkau literasi perkembangan teknologi. Faktor kondisi geografis hingga lokasi yang jauh dari pusat kota membuat masyarakat mengalami keterbatasan sehingga tak dapat dipungkiri mereka belum tersentuh atau belum melek literasi digital. Misalnya saja soal transaksi keuangan yang akses lokasi bank atau layanan ATM dengan jarak yang masih relatif jauh dari Masyarakat di wilayah pelosok.

 

Rilis yang diterima Senin (4/12/2023), menyebutkan, kondisi ini juga yang terjadi pada masyarakat di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat. Wilayah ini terletak di pesisir utara Kabupaten Bekasi, dengan masyarakat yang banyak bergerak di bidang pertanian, hasil laut dan pertambakan. 

 

Namun, layanan perbankan yang belum merata menjadi kendala dalam kebutuhan transaksi sehari-hari bagi masyarakat di wilayah tersebut. Di sinilah Fahrudin Saleh (28) mengambil peluang menjadi AgenBRILink yang memudahkan transaksi keuangan dan layanan perbankan bagi masyarakat sekitar.

 

Pria yang juga berprofesi sebagai guru SD ini melihat kebutuhan transaksi keuangan yang cepat untuk mendukung kegiatan masyarakat. Di sini masyarakatnya banyak yang nelayan, kalau mereka dapat hasil lautnya dan mereka jual ke pengepul, pengepul itu perlu dana cepat. 

 

“Nggak mungkin dia ke bank dengan jarak yang relatif jauh. Maka dari itu masyarakat lebih cenderung ke agen keuangan yang lebih dekat dalam hal ini AgenBRILink," jelasnya.