EmitenNews.com - PT Wijaya Karya (WIKA) menginjeksi modal Wika Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) Rp402,03 miliar. Tambahan modal itu, kewajiban belanja modal atau Capital Expenditur (Capex) akan dicatat sebagai uang muka setoran modal. 


Biaya investasi capex pada WTJJ itu, bersumber dari dana penyertaan modal negara (PMN) sejumlah Rp402 miliar, dan dari kas internal Rp30 juta. Menyusul aksi itu, kini perseroan menguasai saham WTJJ 810 persen dari semula 30 perse. Itu setelah perseroan mengambil bagian atas porsi kepemilikan saham pada WTJJ 30 persen atau Rp21 miliar.


Lalu, sisa saham tidak diambil pemegang saham WTJJ lain, juga diserap perseroan sebesar Rp10,40 miliar. Itu yang membuat komposisi kepemilikan saham perseroan pada WTJJ menjadi 80 persen atau menjadi pengendali. Sedang pemegang saham WTJJ lain yaitu PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) akan terdilusi dari 60 persen saham menjadi 17,44 persen saham, dan PT Tirta Gemah Ripah (TGR) akan terdilusi menjadi 2,56 persen dari 10,00 persen.


Perseroan akan melakukan setoran modal kepada WTJJ Rp31.40 miliar. Setelah pelaksanaan konversi dari uang muka setoran modal itu, sisa uang muka setoran modal perseroan pada WTJJ sebesar Rp370,63 miliar. ”Selanjutnya, sisa uang muka setoran modal akan dilakukan setoran modal berdasar permintaan WTJJ melalui konversi,” tutur Mahendra Vijaya, Corporate Secretary Wijaya Karya, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/9).


Transaksi itu, membuat perseroan dapat mengembangkan usaha bidang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui WTJJ. Perseroan akan menjadi pemegang saham pengendali  WTJJ. Meningkatkan kinerja keuangan, pada akhirnya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus memberikan dividen bagi pemegang saham. (*)