Surplus 10 Persen, AUTO 2024 Tabulasi Laba Rp2,03 Triliun
:
0
Pengurus Astra Otoparts pada suatu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Astra Otoparts (AUTO) sepanjang 2024 membukukan laba bersih Rp2,03 triliun. Melejit 10,32 persen dari episode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,84 triliun. Dengan demikian, laba per saham dasar dan dilusian melonjak menjadi Rp422 dari posisi sebelumnya Rp382.
Pendapatan bersih terakumulasi Rp19,07 triliun, mengalami lonjakan dari periode sama tahun sebelumnya Rp18,64 triliun. Beban pokok pendapatan Rp16 triliun, bengkak dari edisi sama akhir 2023 sebesar Rp15,57 triliun. Laba kotor terkumpul Rp3,06 triliun, susut dari Rp3,07 triliun.
Beban penjualan Rp992,27 miliar, bengkak dari Rp956,97 miliar. Beban umum dan administrasi Rp1,02 triliun, bengkak dari Rp950,24 miliar. Bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama setelah pajak Rp1,03 triliun, bengkak dari Rp948,15 miliar. Penghasilan keuangan Rp205,11 miliar, melonjak dari Rp155,28 miliar.
Biaya keuangan Rp43,84 miliar, bengkak dari Rp37,24 miliar. Penghasilan lain-lain Rp296,81 miliar, melejit dari Rp131,66 miliar. Beban lain-lain Rp54,75 miliar, naik tipis dari Rp54,68 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan Rp2,48 triliun, mengalami lompatan dari Rp2,31 triliun. Beban pajak penghasilan Rp306,32 miliar, naik dari Rp302,25 miliar.
Laba tahun berjalan Rp2,18 triliun, melesat dari Rp2,01 triliun. Jumlah ekuitas tercatat Rp15,58 triliun, naik dari akhir 2023 sebesar Rp14,53 triliun. Total liabilitas Rp5,44 triliun, mengalami pembengkakan dari akhir tahun sebelumnya Rp5,07 triliun. Jumlah aset Rp21,03 triliun, menanjak dari Rp19,61 triliun. (*)
Related News
Yuk Berburu Dividen, 11 Saham Tawarkan Yield Menarik, Cek Jadwalnya!
Komisaris dan Direksi HEAL Borong Saham, Sinyal Optimisme Orang Dalam
BIPI Bidik 50 Persen Pendapatan Non-Batu Bara, Tanam Capex USD5 Miliar
BAF Siapkan Rp244,3 Miliar untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Juni 2026
BFI Finance Minta Restu Alihkan 290 Juta Saham Treasury via MESOP
Konflik Timur Tengah Tekan Industri Plastik, Ini Strategi Panca Budi





