EmitenNews.com - Midi Utama (MIDI) per 30 September 2023 membukukan laba bersih Rp390,51 miliar. Melejit 26 persen dari posisi sama tahun sebelumnya senilai Rp308,74 miliar. Dengan hasil tersebut, laba per saham pengelola Alfamidi itu naik tipis menjadi Rp13,08 dari periode sama tahun sebelumnya Rp10,71. 


Pendapatan bersih Rp12,92 triliun, naik 11 persen dari posisi sama tahun lalu Rp11,55 triliun. Beban pokok pendapatan Rp9,55 triliun, bengkak dari episode sama tahun sebelumnya Rp    8,61 triliun. Laba kotor tercapai Rp3,36 triliun, melejit 14 persen dari edisi sama tahun sebelumnya di level Rp2,94 triliun. Laba usaha Rp572,38 miliar, naik dari Rp489,16 miliar. 


Beban penjualan dan distribusi Rp2,71 triliun, bengkak dari posisi sama tahun lalu Rp2,33 triliun. Beban umum dan administrasi Rp309,68 miliar, bengkak dari Rp252,35 miliar. Pendapatan lainnya Rp241,8 miliar, menanjak dari edisi sama tahun sebelumnya Rp140,71 miliar. Beban lainnya Rp11,84 miliar, bengkak dari Rp6,99 miliar. 


Pendapatan keuangan Rp4,34 miliar, melesat dari Rp2,95 miliar. Biaya keuangan Rp87,56 miliar, susut dari Rp100,85 miliar. Laba sebelum pajak final dan pajak penghasilan badan Rp489,16 miliar, naik dari Rp391,26 miliar. Beban pajak final Rp8,15 miliar, susut dari Rp9,22 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan badan Rp481 miliar, naik dari Rp382,04 miliar. 


Beban pajak penghasilan Rp90,74 miliar, bengkak dari edisi sama tahun lalu Rp73,18 miliar. Jumlah ekuitas tercatat Rp3,75 triliun, melesat 89 persen dari akhir 2022 senilai Rp1,98 triliun. Total liabilitas Rp3,64 triliun susut dari akhir tahun lalu Rp4,91 triliun. Jumlah aset Rp7,39 triliun, naik dari posisi akhir tahun sebelumnya Rp6,9 triliun. (*)