Surplus 57 Persen, Samator (AGII) Kuartal III-2023 Bukukan Laba Rp110 Miliar
EmitenNews.com - Samator Indo Gas (AGII) per 30 September 2023 mencatat laba bersih Rp110,97 miliar. Melambung 57 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp70,38 miliar. Menyusul hasil tersebut, laba per saham dasar merangsek menjadi Rp36 dari edisi sama tahun lalu Rp23.
Penjualan terkumpul Rp2,06 triliun, surplus 8 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,9 triliun. Beban pokok penjualan Rp1,13 triliun, membengkak 7,61 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,05 triliun. Laba kotor terakumulasi sebesar Rp937,19 miliar, melejit 9,94 persen dari edisi sama tahun sebelumnya senilai Rp852,39 miliar.
Pendapatan lain-lain Rp32,3 miliar, susut dari Rp45,54 miliar. Beban penjualan Rp362,64 miliar, bengkak dari Rp303,25 miliar. Beban umum dan administrasi Rp232,32 miliar, bengkak dari Rp216,11 miliar. Beban pendanaan Rp218,5 miliar, mengalami penyusutan dari Rp256,94 miliar. Beban lain-lain Rp5,02 miliar, susut dari edisi sama tahun lalu Rp18,24 miliar.
Laba sebelum taksiran penghasilan pajak Rp150,99 miliar, melejit dari posisi sama tahun sebelumnya Rp103,39 miliar. Jumlah taksiran beban pajak Rp36,09 miliar, membengkak dari edisi sama tahun lalu Rp27,58 miliar. Laba tahun berjalan Rp114,89 miliar, melesat dari episode sama tahun sebelumnya Rp75,8 miliar.
Jumlah ekuitas tercatat Rp3,81 triliun, menanjak dari posisi akhir tahun sebelumnya sebesar Rp3,69 triliun. Total liabilitas terakumulasi senilai Rp3,89 triliun, susut signifikan dari edisi akhir 2022 sejumlah Rp4,34 triliun. Jumlah aset terkumpul sebesar Rp7,71 triliun, mengalami penyusutan dari akhir tahun sebelumnya Rp8,04 triliun. (*)
Related News
Victoria (VICO) Borong 3,67 Persen Saham BIPP, Nilainya Hampir Rp15M
Pengendali Borong 4,29 Persen Saham Victoria (VINS) Senilai Rp14,4M
Emiten RS Grup Astra (HEAL) Siapkan Rp200 Miliar Buyback Saham
Akuisisi Prajogo Diproses, SINI Bidik Pendapatan Batu Bara Rp2,98T
5 Pentolan TOWR Ramai-Ramai Lepas Saham, Nilainya Tembus Rp51,4 Miliar
INPP Pacu Recurring Income Capai 75 Persen dari Pendapatan 2026





