Surya Semesta (SSIA) Beber Transaksi Permodalan Entitas Grupnya
:
0
Potret maket proyek properti garapan emiten SSIA. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) emiten properti yang sahamnya diperebutkan Grup Djarum hingga Grup Barito itu melaporkan adanya transaksi afiliasi yang dilakukan antar entitas anak usaha melalui skema fasilitas pinjaman permodalan.
Wakil Presiden Direktur SSIA, The Jok Tung dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/3/2026), menjelaskan bahwa melalui anak usaha perseroan, PT Suryalaya Anindita International (SAI), menandatangani perjanjian pinjam meminjam dengan dua entitas grup (cucu usaha SSIA) pada 6 Maret 2026.
Dalam perjanjiannya, SAI memberikan fasilitas kredit kepada PT Sitiagung Makmur (SAM) dengan plafon maksimal Rp50 miliar. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 7,75 persen per tahun dari jumlah pinjaman terutang.
Selain itu, SAI juga menggulirkan fasilitas pinjaman kepada PT Surya Internusa Hotels (SIH) senilai Rp30 miliar dengan bunga 7,5 persen per tahun.
“Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu 1 tahun dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan para pihak,” ujar The Jok Tung.
Secara struktur kepemilikan, SAI merupakan anak usaha SSIA dengan kepemilikan 93,37 persen secara langsung maupun tidak langsung. Sementara itu, SIH dan SAM masing-masing merupakan anak usaha SAI dengan kepemilikan saham 99,99 persen.
Dengan struktur tersebut, transaksi pinjaman antar perusahaan ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK Nomor 42 Tahun 2020.
Meski demikian, manajemen menegaskan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material, mengingat nilai perjanjian tidak melebihi 20 persen dari ekuitas perseroan.
Related News
Daya Magis Baru Bank BCA, Saham Bangkit 30% dari ATL Hingga Laba Rp15T
Menerka Calon Gubernur BI Berikutnya, Harus Penuhi 4 Kriteria Ini
Emiten Unggas (MAIN) Raup Penjualan Tembus Rp7,3T, Laba Meroket 266%
Perkuat Aset Inti dan Akuisisi, TPIA Gelontorkan Investasi Jumbo
MNC Bank (BABP) Raih Laba Rp41,87M, Defisit Masih Menggunung Rp494M
Ada Transaksi Jual-Beli Saham di KDTN, Dari 35,93% Jadi Segini





