Tata Kelola Jadi Penopang Bisnis, SIG Raih Penghargaan ESG 2026
:
0
Pabrik semen terintegrasi SIG di Tuban, Jawa Timur
EmitenNews.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat praktik tata kelola sebagai bagian dari strategi keberlanjutan untuk menjaga ketahanan bisnis di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat akibat kondisi overcapacity.
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan Perseroan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap tahapan operasional dengan berpegang pada lima prinsip, yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran.
“Perseroan menerapkan praktik GCG di setiap tahapan kegiatan operasi sehingga lebih resilience menghadapi tantangan industri dan situasi ekonomi yang dinamis. Ini dibuktikan dengan kemampuan Perusahaan mencatatkan pertumbuhan kinerja dan menjaga profitabilitas di tengah situasi overcapacity yang membuat persaingan bisnis di industri semen semakin ketat,” kata Indrieffouny dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Untuk memastikan penerapan tata kelola berjalan terstruktur, SIG memiliki Komite Keberlanjutan yang dibentuk sejak 2021. Komite ini bertugas memantau agenda keberlanjutan sekaligus mendukung pencapaian target dalam SIG Sustainability Roadmap 2030.
Perseroan juga menerapkan kerangka Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) untuk membantu mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko serta peluang terkait perubahan iklim.
Kualitas penerapan GCG secara berkala diukur melalui penilaian yang mengacu pada ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan regulasi terkait lainnya.
Pada 2025, SIG mencatat skor GCG 102,67 dengan predikat “Leadership in Corporate Governance” sekaligus meraih penghargaan Best State-Owned Enterprise dari The Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD).
Praktik tata kelola tersebut kembali mendapat pengakuan pada 2026. SIG meraih Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026 kategori Tata Kelola sektor Material Konstruksi.
Penghargaan tersebut diberikan Katadata Green dalam rangkaian Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026 di Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Penilaian KESGI Award 2026 dilakukan melalui ESG scoring berdasarkan informasi dan dokumen ESG yang dipublikasikan perusahaan, mencakup aspek lingkungan, sosial, tata kelola, serta implementasi praktik keberlanjutan.
Related News
Jual 70 Juta Saham MPIX, Madura Investama Masih Kuasai 53,75 Persen
Laba PGEO September 2026 Naik 21,45%, Kejar Kapasitas 1 GW pada 2028
Ritsuo Lepas Jabatan Dirut Bank JTrust (BCIC), Ini Calon Penggantinya
EPAC Rights Issue 2 Miliar Saham & Angkat Noprian Fadli Jadi Komut
Penjualan Hunian di Proyek Jumbo Agung Sedayu-Salim Group Melesat 34%
Pendapatan PYFA 9M-2026 Naik Dua Digit Jadi Rp2,4T, Rugi Menyusut





