EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan (un-suspensi) saham PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT).
Berdasarkan data perdagangan, harga saham SMMT telah melonjak 66% sepanjang Maret 2022 dari Rp 464 menjadi Rp770 per saham. Sedangkan terhitung sejak awal tahun, telah terjadi lonjakan sebesar 281% dari Rp 202 menjadi Rp 770.
Untuk pembukaan perdagangan pagi ini, saham SMMT terpantau sempat berfluktuasi menguat ke level Rp795 per saham, sebelum kembali turun 2,25 persen atau 20 poin ke level Rp750 per saham hingga pukul 09:10 WIB. Dengan jumlah saham di transaksikan sebanyak 7,45 juta, nilai transaksi Rp5,61 miliar dan frekuensi sebanyak 1.388 kali.
"Suspensi atas perdagangan saham SMMT di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai perdagangan sesi I tanggal 14 Maret 2022,"kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, dalam keterangan resmi BEI, Senin (14/3).
Sebelumnya diketahui, Bursa melakukan penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham SMMT pada tanggal 11 Maret 2022. Dihentikannya perdagangan saham SMMT tersebut karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Lidia menyebutkan bahwa penghentian sementara perdagangan Saham SMMT tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham SMMT.
"Kepada para pihak - pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,"terangnya.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





