EmitenNews.com—PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menyatakan telah menerima menerima surat pengunduran diri Geisz Chalifah selaku Anggota Dewan Komisaris perseroan.

 

"Permohonan pengunduran diri tersebut diterima perseroan pada tanggal 30 Januari 2023," tulis Corporate Secretary Agung Praptono melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/1/2023).

 

Meski demikian, perseroan menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Emiten atau Perusahaan Publik.

 

Dikutip dari laman resmi PJAA, Geisz Chalifah menjabat sebagai Komisaris PJAA sejak tahun 2018 dan kembali diangkat sebagai Komisaris Perseroan berdasarkan RUPST tahun 2019.

 

Loyalis eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini, Geisz Chalifah menyatakan kesiapan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 mendatang.

 

"Saya selalu siap. Lewat jalur partai atau jalur independen," kata Geisz saat dihubungi, Selasa (31/1).

 

Ia mengatakan kesiapan menjadi Gubernur itu untuk melanjutkan program Anies. Menurutnya, selama lima tahun menjadi gubernur, Anies telah meninggalkan program berbasis keadilan masyarakat.

 

"Air bersih terutama, Jakarta ini luar biasa problemnya, perumahan, pendidikan masyarakat, bagaimana struktur pendidikan berbasis keadilan, tidak lagi berbasis hanya menguntungkan kelas menengah," kata dia.

 

Geisz Chalifah memperoleh gelar sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Universitas Jayabaya, Jakarta pada tahun 1987. Beliau aktif dan pernah terlibat di berbagai organisasi diantaranya sebagai Ketua Lembaga Seni dan Budaya MN KAHMI (2018-2021), Produser Jakarta Melayu Festival sejak 2012, Ketua Umum PB Pemuda Alirsyad (2001-2010), Vice President KAPPIJA, Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesia-Jepang (2001-2002) serta Vice President Indonesian Student Association For International Studies (ISAFIS) (1986-1988).