Tambah Modal, Emiten Voucher Digital Private Placement 200 Juta Helai
:
0
Sejumlah pengunjung tampak menjejali ruang pamer Ultra Voucher. Foto - Rifki/emitennews
EmitenNews.com - Ultra Voucher (UVCR) akan menggeber private placement maksimal 200 juta lembar. Penerbitan saham baru tersebut dibalut dengan nilai nominal Rp20. Pengeluaran saham anyar tersebut setara 9,09 persen dari modal disetor, dan ditempatkan perseroan.
Dana hasil private placement sekitar 50 persen untuk kebutuhan operasional, termasuk pendanaan atas kebutuhan operasional berkaitan dengan kegiatan perdagangan voucher digital, dan layanan teknologi. Lalu, 20 persen untuk pengembangan usaha, termasuk pengembangan produk dan layanan, peningkatan kapasitas operasional serta penguatan kegiatan bisnis.
Selanjutnya, 20 persen untuk pemasaran dan pengembangan pasar, termasuk kegiatan promosi, pemasaran, akuisisi dan retensi pelanggan serta pengembangan hubungan dengan merchant dan mitra usaha, dan 20 persen untuk kebutuhan modal kerja lainnya mendukung keberlangsungan dan pengembangan kegiatan usaha perseroan.
Estimasi nilai dan waktu pelaksanaan masing-masing rencana penggunaan dana sebagai berikut. Kebutuhan operasional perdagangan voucher digital dan jasa teknologi 50 persen atau sekitar Rp13,50 miliar diperkirakan digunakan sejak dana diterima sampai kuartal IV 2027.
Pengembangan produk dan layanan 20 persen atau Rp5,40 miliar diperkirakan digunakan sampai kuartal IV 2027. Pemasaran, promosi, akuisisi pelanggan dan merchant 20 persen atau Rp5,40 miliar diperkirakan digunakan sampai kuartal IV 2027, dan kebutuhan modal kerja lainnya 10 persen atau Rp2,70 miliar diperkirakan digunakan sampai kuartal IV 2027.
Menyusul aksi itu, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari 2 miliar saham menjadi 2,2 miliar helai. Berdasar penerbitan itu, tingkat dilusi maksimum terhadap jumlah saham setelah pelaksanaan private placement sekitar 9,09 persen. Mengingat seluruh saham baru akan diambil TSM selaku calon pemodal, maka pemegang saham lain akan mengalami dilusi 9,09 persen.
Tindakan korporasi itu, akan dilaksanakan setelah mendapat restu dari para pelaku pasar. Untuk itu, perseroan aan meminta izin investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 14.00 WIB. Rapat dilaksanakan secara hybrid yaitu online, dan kantor Ultra Voucher di Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan. (*)
Related News
Peringkat Diafirmasi BBB-, TBIG Siap Bidik Ekspansi 5G
Usai Gandeng Youtube, IRSX Jadi Mitra & Distributor Strategis Minimax
Aset Meledak, Pendapatan Grup Bakrie Melejit Puluhan Persen
Laba BMRI Tembus Rp45,5 Triliun, Potensi Dividen Lebih Besar?
PSSI Alihkan 172 Juta Saham Treasuri ke Pemegang Saham, Rasio 30:1
Profitabilitas BMRI Menguat, Laba Naik 20,7% Jadi Rp45,5T di Q3 2026





