Tawarkan Bunga Hingga 11 Persen, INKP Jajakan Surat Utang Rp1,7 Triliun
EmitenNews.com—PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) melakukan penawaran umum Obligasi Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap IV tahun 2023 dengan jumlah pokok senilai Rp1,072 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Indah Kiat Pulp & Paper tahap IV tahun 2023 sebesar Rp675,51 miliar pada tanggal 24 Januari 2023.
Menariknya, dalam prospektus surat utang emiten kertas grup Sinarmas itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/1/2023) disebutkan, bahwa 7 penjamin pelaksana emisi obligasi dan 8 penjamin pelaksana sukuk telah menyatakan kesanggupan penuh menerbitkan kedua surat utang tersebut.
Untuk memberi keleluasan investor, Obligasi dengan peringkat idA+ dari Pefindo itu ditawarkan dalam dua seri.
Pertama, seri A senilai Rp909,32 miliar dengan bunga tetap 10,5 persen per tahun sampai jatuh tempo 3 tahun mendatang. Kedua, seri B senilai Rp163,6 miliar dengan bunga tetap 11 persen hingga jatuh tempo pada 5 tahun setelah diterbitkan.
Adapun Sukuk dengan peringkat idA+sy dari Pefindo itu ditawarkan dalam 3 seri.
Seri A senilai Rp106, 88 miliar dengan indikasi bagi hasil 7 persen per tahun hingga jatuh tempo setelah 370 hari kalender setelah penerbitan.
Berikutnya, Seri B senilai Rp501,58 miliar dengan indikasi bagi hasil setara 10,5 persen hingga jatuh tempo setelah 3 tahun sejak penerbitan.
Selanjutnya, seri C senilai Rp67,04 miliar dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 11 persen per tahun hingga jatuh tempo setelah 5 tahun sejak penerbitan.
Rencananya, dana hasil penerbitan kedua surat utang itu digunakan untuk modal kerja seperti pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan serta biaya produksi.
Related News
Laba 2025 Emiten Grup Lippo LPIN Merosot Tipis Jadi Rp33,04M
Pendapatan CFIN Nyaris Drop Dua Digit, Laba Menciut di 2025
BRI (BBRI) Siapkan Rp879,4 Miliar Untuk Lunasi Obligasi 2024
Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, INET Akuisisi THC
ASII Tuntaskan Buyback, Simak Ini Hasilnya
ELSA Tuntaskan Survei Seismik 3D OBN Zulu NorthÂ





