Tekanan Jual Masih Besar, IHSG Diperkirakan Uji Support 6.651
EmitenNews.com - IHSG diperkirakan uji support 6.615 pada perdagangan hari ini, Kamis (12/1).
Pelebaran negative slope pada Stochastic RSI dan MACD mengindikasikan bahwa tekanan jual pada perdagangan hari ini masih cukup besar.
Untuk perdagangan hari ini analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan saham-saham dengan potensi penguatan, diantaranya ASSA, CPIN, TPIA, UNTR dan CARE.
"Perhatikan peluang buy on support pada JSMR, AKRA dan BSDE," katanya.
Valdy memperkirakan aksi jual selektif pada sejumlah saham yang menguat signifikan selama pandemi Covid-19 (2020-2021) kembali membayangi IHSG Kamis ini. Hal ini dipicu kenaikan Indonesia 10-year Bond Yield seiring kenaikan harian kasus baru Covid-19 di Indonesia dan akselerasi pengetatan kebijakan moneter the Fed di 2022.
Sejalan dengan hal tersebut nilai tukar rupiah berfluktuasi di rentang Rp14,265-Rp14,390 per USD di awal tahun 2022.
"Pelaku pasar mengharapkan kondisi surplus Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) di bulan Desember 2021 (17/1) untuk meredam fluktuasi nilai tukar rupiah," kata Valdy.(fj)
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





