Telefast (TFAS) Gandeng SiCepat Luncurkan 'Fastpoint' Bisnis Ekspres Berkonsep Kontainer
:
0
EmitenNews.com - PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS”), anak usaha dari PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS”), melalui anak usahanya yaitu PT Logitek Digital Nusantara (LDN) bersama PT SiCepat Ekspres Indonesia (“SiCepat”) meluncurkan Fastpoint, sebuah bisnis ekspres berkonsep kontainer yang menawarkan layanan jaringan drop point SiCepat Ekspres (“SiCepat Point”) dan produk serta layanan jasa tambahan lainnya.
Mendukung pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Fastpoint hadir untuk menyediakan tempat dan lokasi yang strategis bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. Pada tahap awal, Fastpoint akan fokus untuk memenuhi kebutuhan pasar di dalam kota, kemudian secara bertahap akan merambah kota-kota besar lainnya di seluruh wilayah Indonesia.
Fastpoint memungkinkan pengunjung dapat melakukan kegiatan mengirimkan paket sekaligus menikmati beragam pilihan produk dan layanan yang ditawarkan oleh merchant- merchant pilihan antara lain kuliner, clothing line, laundry, dan berbagai layanan produk dan jasa lainnya yang tentunya akan sangat memberikan pengalaman yang sepenuhnya baru. Memanfaatkan kontainer sebagai sarananya, Fastpoint menjadi sangat praktis dan mudah ditempatkan di mana saja.
Jody Hedrian, Chief Executive Officer (CEO) Telefast Indonesia, mengatakan, perkembangan zaman telah merubah fundamental perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Peluang dapat ditemukan dengan melakukan evaluasi tren pasar dan menemukan tujuan bisnis yang baru. TFAS membuat langkah signifikan dalam menyediakan solusi manajemen supply chain. Menyadari potensi komersialisasi yang melekat pada jaringan drop point paket, kami memperkenalkan inovasi untuk mengubah cara orang dalam melakukan kegiatan pengiriman barang atau paket dengan lebih menyenangkan.
"Ke depan, Perseroan ingin terus berkembang dan memperluas kapabilitas produk dan layanan untuk memenuhi peluang ekonomi baru Indonesia,” Jelas Jody dlam rilisnya Kamis (30/9).
Related News
Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham GJTL, Kini Kuasai 7,03%
Bidik Pemulihan Kinerja, Ini Target Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU)
Menggembirakan, Woori Finance Indonesia (BPFI) Raih Pendapatan Rp303M
Habco Trans Maritima (HATM) Catat Pendapatan Rp519,96M, Ada Penurunan
IPCC Catat Laba Q2-2026 Rp103,28M, Tetap Debt Free dengan Aset Rp2,04T
Integrated Auto Solutions Topang Kinerja IPCC, Q12026 Raup Laba Rp103M





