IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

IDXSHAGROW

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

IDXLQ45LCL

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
Sinerco

Tepis Pencaplokan Entitas Usaha, Ini Sanggahan Bank Panin (PNBN) 

13/10/2022, 11:15 WIB

Tepis Pencaplokan Entitas Usaha, Ini Sanggahan Bank Panin (PNBN) 

EmitenNews.com - Bank Pan Indonesia (PNBN) membantah pencaplokan Bank Panin Dubai Syariah (PNBS). Kabar burung Dubai Islamic akan mengakuisisi unit usaha syariah isu belaka. Tidak berdasar sumber kredibel.


”Kabar dan berita itu bukan dari Bank Panin, dan tidak pernah dikonfirmasi kepada kami,” tulis Herwidayatmo, Direktur Utama Bank Pan Indonesia. 


Oleh karena kabar tersebut bukan dari perseroan, dan tidak pernah dikonfirmasi, manajemen Bank Panin mengaku tidak mengetahui kebenaran kabar tersebut. ”Kami tidak mengetahui soal itu,” imbuhnya. 


Sebelumnya, Bank Panin Dubai Syariah telah menepis kabar akan perubahan pengendali saham, dan rencana aksi korporasi. ”Sampai saat ini perseroan tidak mendapat informasi, dan tidak memiliki rencana aksi korporasi sebagaimana informasi dalam pemberitaan,” tepis Andri Latif, Corporate Secretary Bank Panin Dubai Syariah.


Menyusul isu itu, saham Bank Panin Syariah terus menanjak. Pada perdagangan Kamis, 13 Oktober 2022 pukul 10.11 WIB, saham bersandi PNBS itu surplus 5 poin atau 6,17 persen menjadi Rp86 per saham dari pembukaan Rp81 per lembar. Lalu, saham Bank Panin iktu menanjak 100 poin alias 4,35 persen menjadi Rp2.400 per lembar dari sesi pembukaan Rp2.300 per saham. Sejak awal tahun, melesat 1.575 poin atau 203,23 persen dari posisi awal tahun per 3 Januari 2022 di level Rp775 per saham. (*)



Author: J S