Terapkan Bisnis Berkelanjutan, Porsi Kredit Hijau CIMB Niaga (BNGA) Sentuh Rp32,51 Triliun
:
0
EmitenNews.com -PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) terus mendorong penerapan model bisnis berkelanjutan dan green investment oleh pelaku usaha di Indonesia, karena implementasi sustainability tidak dapat hanyadilakukan oleh bank.
"Namun harus melibatkan semua pihak untuk berkolaborasi, sehingga semakin banyak yang menerapkan bisnis berkelanjutan untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," ujar Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei.
Sebagai upaya nyata untuk mendukung keberlanjutan, per Juni 2023, CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan, termasuk pembiayaan UMKM , sebesar Rp 51,50 triliun atau setara dengan 25% dari total pembiayaan bank. Total porsi pembiayaan hijau sebesar Rp 32,51 triliun atau setara dengan hampir 16% dari total pembiayaan bank.
BNGA kembali menyelenggarakan The Cooler Earth Sustainability Summit. Acara yang digelar secara hybrid ini merupakan bagian dari rangkaian The Cooler Earth Sustainability Summit yang diinisiasi oleh CIMB Group dan digelar serentak di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, dan Kamboja mulai 11-21 September 2023.
Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, mengusung tema Sustainability in Action: Opportunities for a Better Tomorrow in Indonesia,kegiatan ini dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim, mengupayakan pembangunan berkelanjutan, serta menurunkan emisi Gas Rumah Kaca Hingga mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060, sebagaimana tertuang dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution ( ENDC ) Indonesia.
Related News
Bangun Fondasi Baru, Segini Target Harga BEEF
Usai Tebar Dividen Jumbo, TBIG Siap Lunasi Obligasi Rp500 Miliar
ADES Timbun Laba Rp2,43T, Kapan Giliran Investor Menikmati Dividen?
Emiten Raksasa Sawit Haji Isam Tebar Dividen Mini Rp6,5/Saham, Cek!
WINE Bidik Laba Tumbuh 2-5 Persen, Geber Perkuat Branding
RSCH Bidik Target Pendapatan Rp93,4M, Siapkan Capex Rp7,6 Miliar





