Ternyata! Ada 4 Tol yang Bisa Didarati Jet Tempur F-16, Cek Daftarnya
:
0
Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) berhasil digunakan untuk uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur EMB-314 Super Tucano dan F-16, pada 11 Februari 2026. Dok. IndonesiaDefense.
EmitenNews.com - Ternyata, sedikitnya ada empat ruas jalan tol yang dapat digunakan sebagai landasan darurat pesawat tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU) pada kondisi tertentu. Salah satu pesawat yang dipersiapkan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut, jet tempur F-16.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan hal tersebut kepada pers, dalam keterangannya yang dikutip Minggu (2/8/2026).
Menteri PU mengungkapkan bahwa empat ruas jalan tol dirancang memiliki fungsi ganda, yakni tetap beroperasi normal sebagai jalan tol untuk kendaraan sipil, tetapi dapat difungsikan untuk kepentingan pertahanan negara.
Empat ruas jalan tol yang disiapkan tersebut meliputi Tol Banda Aceh-Sigli, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), serta Tol Probolinggo-Banyuwangi.
Asal tahu saja. Dari empat ruas tersebut, ruas Tol Terpeka berhasil digunakan untuk uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur EMB-314 Super Tucano dan F-16, pada 11 Februari 2026.
"Uii coba tersebut menjadi pendaratan pesawat tempur pertama di ruas jalan tol Indonesia." Demikian Kementerian PU dalam Instagram resminya.
Menurut Menteri PU Dody Hanggodo pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk melayani mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, tetapi juga harus memberikan nilai strategis bagi kepentingan nasional.
Konsep pemanfaatan ganda ini juga mencerminkan optimalisasi investasi infrastruktur sehingga memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi pembangunan ekonomi maupun penguatan sistem pertahanan nasional.
Dalam penjelasannya Dody Hanggodo menyebutkan, kebijakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menyiapkan infrastruktur terpadu yang adaptif terhadap keperluan pertahanan strategis.
Dody Hanggodo menjelaskan, pihaknya akan melakukan uji coba menggunakan aspal modifikasi jenis A-30 di ruas Tol Probowangi dan Tol Japek II Selatan. Aspal tersebut merupakan campuran antara aspal import dengan aspal buton yang bertujuan untuk mengurangi impor aspal.
Related News
Integrasikan Kopi, Madu dan Pokdarwis, BI Bangun Ekosistem Desa Wisata
Kejar Target Oktober, Pemerintah Percepat PLTA Rp21,6 Triliun di Sumut
Tarif Transbandara Blok M-Bandara Soekarno Hatta Naik Jadi Rp15 Ribu
Perhatikan Daya Beli, Pertamina Turunkan Harga Pertamax, Cek Datanya
JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
Proyek SMA Unggul Garuda di Konawe Selatan Rp234M Mulai KBM





