Terseret Wall Street, IHSG Potensial Koreksi
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto: EmitenNews/Rizki
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup melemah signifikan. Itu dipicu aksi jual investor pada saham teknologi wabilkhususn berkaitan dengan AI. Kondisi itu, seiring kekhawatiran terhadap potensi pelambatan pembangunan data center sebagai dampak dari kemenangan partai Demokrat pada pemilu sela kemarin.
Kekhawatiran tersebut makin menjadi setelah Bernie Sanders, senator Demokrat dari Vermont menyerukan adanya moratorium pembangunan data center. Melalui media sosial X, Bernie Sanders menulis kalau rakyat Amerika Serikat (AS) tidak ingin para oligarki perusahaan teknologi raksasa merusak lingkungan, memangkas lapangan kerja, dan mengancam masa depan umat manusia.
Merespon itu, saham berhubungan dengan AI melemah signifikan. Broadcom drop 9,26 persen, Nvidia anjlok 10,43 persen, Oracle menukik 6,93 persen, dan Qualcomm terpangkas 9,19 persen. Kejatuhan indeks bursa Wall Street seiring aksi jual investor terhadap saham AI diprediksi menjadi sentimen negatif pasar.
Di sisi lain, aksi jual investor asing mereda, beberapa harga komoditas seperti emas, dan nikel melejit berpeluang menjadi katalis positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Sepanjang perdagangan Jumat, 6 November 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 4.920-4.810, dan resistance 5.140-5.250.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Indofood CBP (ICBP), Unilever Indonesia (UNVR), Archi Indonesia (ARCI), Aneka Tambang alias Antam (ANTM), Telekomunikasi Indonesia atau Telkom (TLKM), dan Bank Central Asia (BBCA). (*)
Related News
Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Sawit, Kakao, dan Kelapa
IHSG Pagi Kembali Ambruk 1,83% Diterpa Sentimen Berikut
Profit Taking Warnai Laju IHSG
IHSG Berpeluang Tembus di Atas 5.000
BPK Selamatkan Rp49,28 T Anggaran, Mayoritas dari BUMN
Investor Wajib Bedakan Pemulihan Teknikal dan Fundamental Kepercayaan





