EmitenNews.com - Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi menangguhkan sementara seluruh jadwal penerbangan ke dan dari Doha mulai 28 Februari 2026. Kebijakan ini diberlakukan menyusul penutupan wilayah udara Qatar akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Manajemen Garuda menyampaikan bahwa penangguhan penerbangan dilakukan hingga pemberitahuan lebih lanjut sebagai langkah preventif dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. Langkah tersebut diambil seiring meningkatnya risiko operasional di wilayah terdampak konflik.

Situasi kawasan memanas setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas dalam serangan bersama dengan Israel. Kondisi tersebut memicu penutupan sejumlah wilayah udara dan peningkatan status kewaspadaan penerbangan internasional.

Garuda Indonesia dalam pengumumannya di media sosial, Minggu (1/3/2026) menegaskan bahwa rute internasional lainnya tetap beroperasi normal dan dipastikan tidak melintasi wilayah udara yang terdampak. Maskapai juga memastikan pemantauan situasi dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan operasional.

Penumpang diimbau untuk secara berkala memeriksa pembaruan jadwal penerbangan melalui contact center maupun situs resmi Garuda Indonesia guna memperoleh informasi terkini terkait status penerbangan mereka.