Tindak Lanjut Permendag, Shopee Indonesia Resmi Hentikan Penjualan Produk Luar Negeri
:
0
Ilustrasi Shopee Indonesia. dok. Sinar Harapan.
EmitenNews.com - Shopee juga menindaklanjuti dari Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Platform niaga elektronik itu, menghentikan penjualan produk dari penjual asal luar negeri atau cross border. Penghentiannya secara resmi berlaku mulai Rabu (4/10/2023), pukul 22.00 WIB.
Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (6/10/2023), Head of Public Policy Shopee Indonesia Radityo Triatmojo mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan penyesuaian terhadap peraturan pemerintah Indonesia. Ia memastikan, produk yang dijual secara cross border di Shopee bukanlah yang bersaing langsung dengan produk UMKM.
“Karena kami sudah menutup 14 kategori produk cross border yang bersaing dengan produk UMKM sesuai arahan Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2021," ujar Radityo Triatmojo.
Secara resmi penutupan produk dari luar negeri ini berlaku mulai Rabu (4/10/2023) pada pukul 22.00 WIB. Saat ini, transaksi cross border di Shopee tercatat kurang dari 1 persen.
Satu hal, Shopee memastikan, mekanisme cross border yang dilakukan juga sudah sesuai proses dalam peraturan perundangan yang berlaku, seperti perpajakan.
Related News
Rupiah Goyang, Analis Bandingkan dengan Krisis 1998-2020 hingga Kini
Pasar RI Makin Ramah pada Mobil Asal China, Cek yang Paling Laris
Pemadaman Listrik Bergilir Masih Terjadi, Ini Janji PLN
Rabbani Khatulistiwa 2026, Upaya Kalbar Tumbuhkan Ekonomi Syariah
Transaksi Pariwisata di Indonesia Wajib dalam Rupiah, Simak Aturan BI
Steve Hanke Kritik Kenaikan BI-Rate Langkah Putus Asa, MBG Bikin Kabur





