EmitenNews.com - TBS Energi Utama (TOBA) bakal menggulirkan dividen USD8,88 juta. Alokasi dividen itu, sekitar 8,26 persen dari saldo laba ditahan tahun buku 2025 sejumlah USD107,53 juta. Dengan demikian, para investor akan mendapat santunan dividen USD0,00107766. 

Selanjutnya, sekitar 1 persen dari saldo laba atau USD1,61 juta ditetapkan sebagai cadangan wajib. Setelah dikurangi dividen, dan cadangan wajib, sebesar USD97,03 juta alias 90,74 persen tetap dibukuan sebagai saldo laba ditahan. Rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 itu, sesuai hasil RUPS Tahunan pada 16 April 2026 dengan jadwal sebagai berikut. 

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 24 April 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 27 April 2026. Cum dividen pasar tunai pada 28 April 2026. Ex dividen pasar tunai pada 29 April 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 28 April 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 20 Mei 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, TBS Energi Utama boncos USD162,26 juta. Drop 740 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba USD25,35 juta. Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan USD365,86 juta, susut dari USD385,78 juta. 

Beban pokok pendapatan USD336,17 juta, bengkak dari USD309,21 juta. Laba kotor dari operasi yang dilanjutkan USD26,68 juta, menukik dari USD76,57 juta. Beban umum dan administrasi USD69,76 juta, bengkak dari USD39,27 juta. Rugi usaha dari operasi yang dilanjutkan USD44,95 juta dari laba USD47,15 juta. 

Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah USD107,53 juta. Total ekuitas terkumpul USD215,32 juta. Jumlah liabilitas USD577,77 juta, mengalami lonjakan dari akhir 2024 senilai USD57,07 juta. Total aset USD793,09 juta, menciut dari USD893,73 juta. (*)