TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
:
0
Manajemen PT Topindo Solusi Komunika Tbk. (TOSK).
EmitenNews.com - PT Topindo Solusi Komunika Tbk. (TOSK) mempertebal basis asetnya lewat transaksi afiliasi bernilai jumbo setara 41,81 persen ekuitasnya, ketika entitas anaknya mengakuisisi properti milik orang dalam perseroan.
Dalam prospektus ringkasnya dikutip Jumat (20/3/2026) melalui anak usaha PT Topindo Ikon Properti (TIP), perseroan merampungkan pembelian tanah dan bangunan di Singkawang yang menggelontorkan nominal Rp67,20 miliar. Nilai tersebut setara 41,81 persen dari ekuitas per 30 September 2025, sehingga masuk kategori transaksi material.
Objek yang diakuisisi mencakup empat bidang tanah seluas sekitar 7.452 meter persegi beserta bangunan tiga lantai seluas kurang lebih 6.562 meter persegi yang berlokasi di Jalan Pangeran Diponegoro, Singkawang, Kalimantan Barat.
Transaksi ini juga tergolong afiliasi karena aset sebelumnya dimiliki oleh Seiko Manito, yang menjabat sebagai Direktur Utama TOSK sekaligus Komisaris TIP. Meski demikian, manajemen menyatakan tidak terdapat benturan kepentingan dalam pelaksanaannya.
Harga akuisisi juga dinilai kompetitif. Nilai transaksi tercatat sekitar 5,30 persen di bawah hasil penilaian independen sebesar Rp70,96 miliar, sehingga dikategorikan wajar.
Secara kronologis, TIP telah lebih dahulu menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) pada 30 Juli 2023 dan membayarkan uang muka Rp25,78 miliar.
Setelah melalui perpanjangan masa pelunasan, transaksi akhirnya diselesaikan penuh pada 16 Maret 2026 melalui penandatanganan akta jual beli dan pelepasan hak.
Akuisisi ini dikatakan dalam prospektus akan memperkuat operasional melalui penyediaan kantor, gudang, hingga pengembangan gedung serbaguna.
Properti tersebut juga akan difungsikan sebagai hub distribusi produk FMCG di wilayah Kalimantan Barat guna meningkatkan efisiensi logistik.
Secara proforma, transaksi ini menggeser komposisi neraca dengan penurunan kas dan setara kas sekitar Rp44,77 miliar menjadi Rp27,78 miliar. Sebaliknya, aset tetap melonjak menjadi Rp93,91 miliar, sementara total aset tetap berada di kisaran Rp212,51 miliar.
Related News
Menuju Transformasi Hijau, PT PP Komit Jadikan ESG Sebagai DNA Bisnis
GSMF Gelar Private Placement Rp150M, Pengendali Jadi Pembeli Siaga
ERAA Perkuat ESG di Tengah Ekspansi dan Pertumbuhan Bisnis Perusahaan
TOTL Bagi Dividen Jumbo Setara 90 Persen Laba, Yield Fantastis!
Lulusan ITB Lama Jadi Petinggi Telkom Kini Ditarik ISAT, Ini Tugasnya
RM Nasi Padang Payakumbuah Milik Arief Muhammad Digadang Akan IPO





