TPMA Right Issue Rp465 per Saham Rasio 1:1, Ini Jadwalnya
:
0
Kapal angkut batu bara milik PT Trans Power Marine (TPMA)
EmitenNews.com- PT Trans Power Marine (TPMA) berencana akan melakukan Penambahan Modan dengan HMETD I (PMHMETD) atau biasa dengan Right Issue sebanyak 874.120.034 lembar saham setara 25.00% dari jumlah saham yang disetor penuh pada nilai nominal Rp100 per saham.
Dalam prospectus ringkasnya yang dipublikasikan Selasa (11/6) disebutkan, setiap pemegang 3 Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 24 Juni 2024 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 1 HMETD, dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp465,-, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.
Sehingga TPMA ditaksir akan meraup dana segar sekitar Rp406.465.815.810,-.
Seluruh dana yang diperoleh dari PMHMETD I ini setelah dikurangi oleh biaya biaya emisi, akan digunakan untuk Pembelian saham PT Bahtera Energi Samudra Tuah (BEST) sebanyak 65% dari modal disetor milik PT Patin Resources (Pihak Terafiliasi).
Sebagai informasi, pemegang saham bakal terdilusi maksimum sebesar 25,00% setelah PMHMETD I.
Adapun jadwal pelaksanaan sebagai berikut:
- Cum-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 20 Juni 2024.
- Ex-HMETD di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 21 Juni 2024.
- Ex-HMETD di Pasar Tunai : 25 Juni 2024.
- Distribusi HMETD : 25 Juni 2024.
- Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia : 26 Juni 2024.
Sementara pada perdagangan saham hari ini Selasa (11/6) saham TPMA turun Rp5 atau turun -1 % menjadi Rp 730 per saham.
Related News
PTRO Suntik Entitas Tambang Papua Nugini Rp256M via Convertible Note
Innovation Center, Sinergi KIJA dan China Silk Road Perkuat Investasi
SMBC Siap Tebar Dividen Rp101 Miliar, Setara 20 Persen Laba 2025
Punya Layanan Integrated Autosolution, IPCC Kejar Ekspansi Luar Negeri
Pengendali Jual, Asing Serok Saham SKRN, Harga Hari Ini Melorot
Melesat 27 Persen, DMAS Raup Pra-Penjualan Rp561M di Q1 2026





