TRON Gaet NBRI Percepat Proyek EV dan Baterai
:
0
Potret MoU PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON).
EmitenNews.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) resmi menjalin kemitraan strategis dengan National Battery Research Institute (NBRI) untuk mempercepat pengembangan digitalisasi infrastruktur kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi baterai (Battery Energy Storage System/BESS) di Indonesia.
Dalam rilis pers yang terbit pada Selasa (25/11) kesepakatan tersebut dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan Direktur Utama TRON David Santoso dan Founder NBRI Prof. Dr. rer. nat. Evvy Kartini.
Kerja sama ini mencakup pengembangan teknologi smart mobility, riset dan pengembangan produk baterai untuk kendaraan listrik dan BESS, serta program pengujian dan verifikasi kinerja baterai guna mendukung standardisasi nasional.
Kedua pihak juga berkolaborasi dalam battery testing, sistem monitoring kendaraan listrik, peningkatan kapasitas SDM, dan berbagai program pelatihan teknologi.
David Santoso menyatakan bahwa, “Kerja sama dengan NBRI menjadi penggerak utama bagi PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. untuk mewujudkan visi kami sebagai pemimpin di bidang Battery as a Service (BaaS) dan Green Mobility di Indonesia.”
Sementara itu, Prof. Evvy Kartini menekankan kesiapan NBRI dalam mendukung penguatan kualitas baterai nasional bahwa, “NBRI memiliki kapabilitas hulu untuk memproduksi katoda baterai berbasis nikel berkualitas tinggi dan memberikan sertifikasi agar produk memenuhi standar keamanan global.”
Sinergi TRON dan NBRI diharapkan memperkuat ekosistem kendaraan listrik Indonesia melalui integrasi riset baterai, teknologi energi terbarukan, serta platform digital berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan TRON.
Related News
Bekingi Raffi-Nagita, Eks Pentolan BEI-KSEI Sulap VISI Tuai Laba?
Kantongi Laba, MTMH Tetapkan Bagi Dividen Tunai
GLVA Ketok Dividen, Pemegang Saham Dapat Segini
IHSG Labil Jelang Review MSCI 18 Juni, Skenarionya Begini
Menkes dan Direksi BTN Guide Runner Pelari Disabilitas BTN Jakim 2026
Dugaan Margin Call Menguat Usai RLCO Jeblok 72 Persen dari ATH





