EmitenNews.com - PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) hingga akhir 2021 membukukan laba bersih Rp1,111 triliun atau tumbuh 20,2 persen dibandingkan tahun 2020 yang hanya tercatat Rp924,91 miliar. Sehingga laba per saham dasar menjadi Rp56,32, dari akhir tahun 2020 sebesar Rp46,71.

 

Dalam laporan keuangan tahun 2021 yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia(BEI), Selasa (22/3/2022) disebutkan kenaikan laba didorong  pendapatan kontrak dengan pelanggan dan sewa naik menjadi Rp25,706 triliun. Perdagangan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp18,952 triliun. Disusul pendapatan kimia dasar dan lainnya sebesar Rp4,758 triliun serta pendapatan kawasan industri sebesar Rp400,37 miliiar dan  pendapatan jasa logistik senilai Rp667,58 miliar.

 

Meski beban pokok penjualan dan pendapatan bengkak 50 persen menjadi Rp23,413 triliun namun laba kotor tumbuh 12,01 persen menjadi Rp2,293 triliun.

 

Sementara itu, aset tumbuh 25,8 persen menjadi Rp23,508 triliun karena utang usaha kepada pihak ketiga melonjak 157,8 persen menjadi Rp7,766 triliun.