Tumbuh Minimalis, INKP 2024 Raup Laba USD424,3 Juta
Gedung Indah Kiat and Pulp Paper tampak dari kejauhan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indah Kiat (INKP) sepanjang 2024 mengemas laba bersih USD424,3 juta. Surplus 3,12 persen dari episode sama tahun sebelumnya USD411,46 juta. Dengan hasil itu, laba per saham dasar ikut terkerek menjadi USD0,07756 dari sebelumnya USD0,07521.
Penjualan bersih USD3,19 miliar, merosot 8,06 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD3,47 miliar. Beban pokok penjualan USD2,17 miliar, susut dari posisi sama 2023 senilai USD2,34 miliar. Laba kotor tercatat USD1,01 miliar, mengalami penyusutan dari sebelumnya USD1,13 miliar.
Beban penjualan USD217,55 juta, bengkak dari USD194,09 juta. Beban umum dan administrasi USD148,17 juta, menciut dari USD150,22 juta. Total beban usaha USD365,72 juta, bengkak dari USD344,31 juta. Laba usaha USD652,89 juta, mengalami lompatan dari USD787,72 juta.
Laba selisih kurs USD78,17 juta, melonjak dari minus USD24,53 juta. Penghasilan bunga USD51,93 juta, surplus dari USD32,69 juta. Bagian atas Laba Bersih entitas asosiasi USD435 ribu, turun dari USD858 ribu. Beban murabahah nihil dari minus USD53 ribu. Beban bagi hasil musyarakah USD10,33 juta, bengkak dari USD8,48 juta.
Beban bunga USD300,86 juta, naik dari USD287,94 juta. Beban lain-lain bersih USD125,99 juta, susut dari USD238,07 juta. Laba sebelum beban pajak penghasilan USD526,89 juta, turun dari USD549,65 juta. Laba bersih USD424,28 juta, mengalami lonjakan dari USD411,42 juta.
Total ekuitas USD6,4 miliar, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya USD6 miliar. Total liabilitas terkumpul USD5,36 miliar, bengkak dari posisi sama 2023 sebesar USD4,12 miliar. Jumlah aset USD11,77 miliar, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya USD10,12 miliar. (*)
Related News
Founder COAL Jualan Bertubi-Tubi, Harga Saham Nyungsep ke Rp86!
Emiten Mothercare (BABY) Ungkap Transaksi Material Rp345M, Ada Apa?
Jadi Perseroda, Bank Sumut Dapat Setoran Modal Berupa Gedung
Jaya Ancol Cairkan Kredit dari Danamon Rp100 Miliar
SPBU Esso Resmi Masuk Kantong, TPIA Perluas Cengkeraman Regional!
Grup Emtek (RSGK) Ungkap Pemulihan Suspensi, Mau Kerek Free Float!





