EmitenNews.com - Dana Brata Luhur (TEBE) per 31 Desember 2026 membukukan laba bersih Rp132,72 miliar. Mengalami perosotan 0,35 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp133,19 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten besutan Haji Isam tersebut menjadi Rp103,29 dari Rp103,65. 

Pendapatan usaha Rp483,19 miliar, turun tipis 14,73 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp566,67 miliar. Beban pokok pendapatan Rp284,4 miliar, susut dari periode sama tahun 2024 sebesar Rp326,99 miliar. Laba kotor terkumpul Rp198,78 miliar, melorot dari edisi sama tahun sebelumnya sejumlah Rp239,68 miliar. 

Beban umum dan administrasi Rp45,08 miliar, berkurang dari Rp81,84 miliar. Laba usaha Rp153,7 miliar, turun dari Rp157,83 miliar. Penghasilan bunga Rp14,46 miliar, naik tipis dari Rp13,73 miliar. Penyesuaian biaya jasa lalu imbalan kerja jangka panjang Rp9,34 miliar dari nihil. 

Keuntungan penjualan aset tetap nihil dari Rp572,1 juta. Beban keuangan lainnya Rp26,52 juta, turun dari Rp30,29 juta. Kerugian penghapusan aset tetap Rp51,33 juta dari nihil. Lain-lain bersih Rp489,8 juta, melonjak dari Rp97,3 juta. Penghasilan lain-lain Rp24,21 miliar, naik dari Rp14,37 miliar. 

Jumlah ekuitas tercatat Rp1,22 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun sebelumnya Rp1,09 triliun. Total liabilitas terakumulasi Rp63,74 miliar, mengalami penyusutan dari akhir 2024 sebesar Rp69,63 miliar. Jumlah aset Rp1,28 triliun, mengalami peningkatan dari Rp1,16 triliun. (*)