EmitenNews.com - Emiten Hary Tanoe, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) membukukan pendapatan sebesar Rp2,66 triliun di kuartal ketiga tahun 2026. Jumlah itu naik tipis 0,75 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,64 triliun.

Dalam laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026, spesifik di catatan 23, lini iklan online masih menjadi pendorong pertumbuhan dengan kenaikan 7,00 persen menjadi Rp481,71 miliar dari Rp450,19 miliar.

Sementara dari lini segmen konten, IP dan lainnya memberikan kontribusi sebesar Rp1,58 triliun, dan segmen subscription (langganan) sebesar Rp589,47 miliar.

Meski beban penjualan dan promosi berhasil ditekan dari Rp7,25 miliar menjadi Rp5,92 miliar, beban keuangan justru membengkak. Total beban keuangan meningkat jadi Rp8,14 miliar dari Rp2,56 miliar.

Hal itu tercermin pada laba sebelum pajak yang tercatat sebesar Rp331,24 miliar dari periode sama tahun lalu sebesar Rp345,60 miliar.

Namun, di saat yang sama, MSIN juga membukukan pendapatan lain-lain bersih naik menjadi Rp7,08 miliar dari Rp2,25 miliar.

Di akhir, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp306,10 miliar dari Rp305,99 miliar.

Sementara itu, dari sisi neraca jumlah aset MSIN tercatat sebesar Rp8,63 triliun per 30 September 2026, naik dari periode akhir tahun 2025 sebesar Rp8,43 triliun.

Total liabilitas tercatat sebesar Rp1,54 triliun, dan total ekuitas tercatat sebesar Rp7,08 triliun per 30 September 2026.

Pada perdagangan Selasa (3/11/2026), saham MSIN ditutup melemah 6,31 persen atau -7 poin ke level 104.