EmitenNews.com - PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) membukukan penurunan pendapatan pada kuartal III 2026, bahkan dari sisi bottom line tercatat defisit.

Data laporan keuangan konsolidasian per 30 September 2026 di keterbukaan informasi (29/10/202), EMMI membukukan penjualan bersih sebesar Rp97,73 miliar per 30 September 2026. Jumlah ini turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp328,45 miliar.

Di tengah menurunnya penjualan bersih, total beban usaha EMMI justru meningkat menjadi Rp78,57 miliar dari periode sama tahun lalu hanya Rp65,31 miliar.

Imbasnya, jumlah rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp45,91 miliar. Berbalik dari periode sama tahun sebelumnya yang mencetak laba sebesar Rp17,91 miliar.

Kinerja itu pun berpengaruh terhadap harga per saham dasar, di mana pada kuartal III 2026 mencatat rugi per saham dasar menjadi Rp28,19 dari semula laba per saham dasar Rp32,13.

Lalu dari sisi neraca, jumlah aset EMMI per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp594,39 miliar, naik dibanding per akhir 2025 sebesar Rp564,43 miliar. Liabilitas turun menjadi Rp257,37 miliar dari Rp419,42 miliar, sedangkan ekuitas naik menjadi Rp337,02 miliar dari Rp145,01 miliar.

Pada perdagangan intraday, Kamis (29/10/2026), saham EMMI melemah 3,41 persen atau -14 poin ke level 396.