Ultrajaya (ULTJ) Geber Buyback Saham Rp1,67T, Pakai Kas!
:
0
Sejumlah produk minuman ringan dari ULTJ.
EmitenNews.com - PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) berencana akan menggelar aksi korporasi berupa pembelian kembali saham (buyback) yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia.
Manajemen ULTJ dalam keterangan tertulisnya Jumat (21/3) mengungkapkan bahwa Buyback direncanakan sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah modal disetor dengan biaya sebesar Rp1.67 triliun.
“ Dana buyback berasal dari kas internal, termasuk biaya pembelian kembali saham, komisi pedagang perantara,” tulis manajemen.
Ditambahkan aksi korporasi ini dilakukan dengan pertimbangan merupakan salah satu bentuk usaha Perseroan untuk mendukung stabilitas pasar modal.
Selain itu untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan kinerja saham Perseroan sehingga akan memberikan fleksibilitas yang besar kepada Perseroan dalam mengelola modal untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien.
ULTJ berupaya untuk memiliki fleksibilitas yang memungkinkan Perseroan menjaga stabilitas harga saham Perseroan agar lebih mencerminkan nilai/kinerja Perseroan.
Tujuan langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga keharmonisan antara kondisi pasar dan fundamental Perseroan, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dalam usaha Perseroan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
ULTJ berencana untuk menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasury untuk jangka waktu tidak lebih dari 3 (tiga) tahun, sesuai regulasi OJK dalam POJK 29/2023.
ULTJ berkeyakinan bahwa pelaksanaan transaksi Pembelian Kembali Saham Perseroan tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan usaha Perseroan, termasuk dampak terhadap penurunan pendapatan.
Hal ini mengingat Perseroan memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk melakukan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usahanya.
Related News
Ekspansi Global, GMF AeroAsia (GMFI) Kembangan Fasilitas MRO di Oman
TPIA Siapkan Dana Pelunasan Obligasi Rp266,95M, Jatuh Tempo 29 Oktober
APEX Buru Restu Private Placement untuk Konversi Utang USD4,1 Juta
Ditopang Negara Lewat Danantara, Fitch Pertahankan BBTN di AAA(idn)
Dapat Restu OJK, AHAP Melaju Rights Issue 3,5 Miliar Saham Harga Rp50
NAYZ Akuisisi Bangkok Tellink, Bisnis Makanan Bayi Dilepas Bertahap





