Update Pandemi Covid-19: Bertambah 242 Kasus, Total Penderita di Indonesia 6.054.415 Orang
:
0
Kedatangan vaksin AstraZeneca ilustrasi. dok. Merdeka.
EmitenNews.com - Update pandemi Covid-19 di Tanah Air hari ini, kasus baru lebih sedikit dari tambahan baru kemarin. Per Minggu (29/5/2022), Indonesia mencatat sebanyak 242 kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19). Bandingkanlah dengan Sabtu (28/5/2022), yang mencapai 279 kasus baru. Jangan lupa untuk terus menegakkan protokol kesehatan, meski kecenderungan penderita baru lebih kecil.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Sabtu (28/5//2022) siang hingga Minggu, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan baru sebanyak 242 penderita itu, total pasien positif bertambah 242 menjadi 6.054.415 orang. Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Dari total kasus infeksi virus Corona di Tanah Air sebanyak 6.054.415 orang itu, menyisakan sebanyak 2.952 kasus aktif. Kasus aktif adalah aktif adalah jumlah pasien yang masih dirawat di rumah sakit, atau menjalani isolasi mandiri, agar terbebas dari virus Corona.
Satgas Penanganan Covid-19 hari ini, melaporkan juga sebanyak 47.560 spesimen yang diperiksa di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 1.815. kasus.
Related News
Apresiasi Untuk Olah Sampah Berbasis Biodigester di Rusunawa Rorotan
Ancaman Rp360 T Dari Kisruh Investasi di Jatiluhur
Ingat Tragedi Semikonduktor 1980-an, Kisruh Data Center Jabar
Kelola Ekosistem Desa, Manajer KDKMP Digaji Hingga Rp8,3 Juta
Korupsi Motor Listrik MBG Rp1,22T Kejagung Usut Keterlibatan Korporasi
Sidang Perdana Febrie Adriansyah 7 Oktober, Kasus Korupsi dan TPPU





