Update Pandemi Covid-19: Bertambah 257 Kasus, Jakarta dan Jabar Penyumbang Terbanyak
:
0
EmitenNews.com - Ini update perkembangan data pandemi Covid-19 di Indonesia har ini. Pemerintah melaporkan tambahan kasus infeksi virus corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) pada Ahad (15/5/2022), sebanyak 257 kasus. DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi provinsi yang melaporkan penambahan kasus terbanyak. Jangan lupa untuk senantiasa menegakkan protokol kesehatan.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Sabtu (15//2022) siang hingga Minggu, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan sebanyak 257 kasus baru penderita infeksi virus Corona itu, sampai saat ini, total kasus Corona di Indonesia berjumlah 6.050.776 penderita. Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Bagusnya, jumlah pasien sembuh dari infeksi virus Corona pada hari Minggu ini dilaporkan bertambah sebanyak 293 orang. Dengan begitu, total pasien yang telah terbebas dari virus Corona menjadi 5.889.534 orang.
Satgas Penanganan Covid-19 juga melaporkan tambahan kasus kematian akibat virus Corona pada hari ini sebanyak 5 kasus, sehingga total kasus kematian akibat Corona menjadi 156.458 jiwa.
Related News
Tarif Rp0 Pencatatan Hak Cipta, Peluang Talenta Kreatif Lindungi Karya
BPS Punya Perhitungan, Bekerja Satu Jam Sepekan Bukan Pengangguran
Kasus Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU, Sedihnya Dirut KAI
Bidik Investasi, KIJA Gelar ASEAN–China Industrial Cooperation Forum
Satu Lagi Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Presiden, Ini Perannya
Sadap Telepon Presiden, Mensesneg Sebut Arahnya Makar dan Berbahaya





